Ketika anak-anak mulai beranjak memasuki usia 9-12 tahun, artinya anak mulai mengalami perubahan hormon-hormon akibat pubertas. Ini disebut dengan usia praremaja. Pada usia ini, orang tua perlu mengajarkan kebiasaan bersih baru yang lebih sesuai dengan usia dan perubahan pada tubuh anak.

Terdapat beberapa perubahan yang akan dialami oleh anak usia praremaja, diantaranya:

1. Lebih Berkeringat

Kepala adolescent medicine, Kaiser Permanente of Northern California, AS, Charles Wibblesman, MD, mengatakan bahwa pada usia praremaja, keringat menjadi salah satu masalah. Tubuh akan memproduksi keringat yang lebih banyak dibandingkan sebelumnya.

2. Rambut Lepek dan Berminyak

Produksi keringat yang lebih banyak juga akan terjadi di kulit kepala. Ini membuat rambut mereka jadi lebih sering berminyak dan lepek.

3. Jerawat

Hormon pubertas pada usia praremaja akan menyebabkan beberapa perubahan pada tubuh, termasuk kulit. Kelenjar minyak pada kulit bekerja lebih aktif dan bisa mendorong tumbuhnya jerawat di wajah.

4. Rambut Tumbuh di Mana-mana

Pada anak laki-laki dan perempuan, akan tumbuh rambut pubis, yakni rambut tipis yang berada di area kelamin. Selain itu, rambut juga akan mulai tumbuh di ketiak, lengan dan kaki.

Anak laki-laki juga sebagian akna memiliki kumis atau rambut tipis di bawah hidung. Kumis bisa menebal seperti laki-laki dewasa sesuai dengan pertambahan usia.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas