Menu

Moms 3 Bahaya yang Mengancam Jika Memberikan Dot Terlalu Lama ke Si Kecil: Kasian Moms!

06 Juli 2021 14:20 WIB
Moms 3 Bahaya yang Mengancam Jika Memberikan Dot Terlalu Lama ke Si Kecil: Kasian Moms!

Ilustrasi bayi yang menyusu menggunakan botol. (Pinterest/Jernell Escobar, DDS Inc.?)

HerStory, Sukabumi —

Dot botol dan empeng kerap dijadikan senjata orangtua untuk menenangkan si kecil jika dirasa menggendong atau memeluknya saja tidak cukup. Terlebih bagi Moms yang memiliki tuntutan pekerjaan di luar rumah. 

Selain dirasa mampu menenangkan dan membantu si kecil merasa lebih nyaman, penggunaan empeng juga sebagai salah satu cara agar si kecil tidak memasukan jari atau bahkan benda apapun ke dalam mulut. 

Tapi, tahukah Moms ada bahaya yang mengancam bagi kesehatan si kecil kalau terlalu sering membiarkannya menggunakan dot botol dan empeng? Terlebih saat Moms memberikannya diwaktu si kecil menjelang dan saat tidur. 

Mengutip dari berbagai sumber pada Selasa (6/7/2021), berikut sederet bahaya memberikan dot terlalu lama bagi si kecil yang dianggap biasa saja ternyata kasian lho Moms! 

Karies Botol atau Gigi Berlubang

Gigi bagian depan rawan terkena gigi berlubang karena gula yang terkandung dalam susu mengendap menjadi asam yang memicu gigi menjadi berlubang. Walaupun tidak menutup kemungkinan gigi bagian lain pun bisa terkena dampaknya.

Penyebabnya karena memberikan susu pada si kecil sebelum, sampai dan saat tertidur. Karies ditandai dengan kerusakan pada gigi dengan meninggalkan jejak putih atau kecoklatan. Mengabaikan kebiasaan membersihkan gigi si kecil juga menjadi pemicu lainnya. 

Gigi Menjadi Tidak Rata

Susunan gigi berpotensi menjadi tidak rata jika si kecil sejak usia 3 bulan hingga usianya lebih dari 1 tahun. Perbedaan ketika mengisap ASI dengan dot juga berdampak pada pergerakan otot-otot mulut si kecil. Gigi permanen juga bisa terkena dampak dari penggunaan dot terlalu lama. 

Hal ini membuat si kecil juga kelak akan merasa kesulitan saat membersikan gigi karena posisi gigi yang miring. Dampak lanjutannya adalah gigi menjadi mudah berlubang dan penyakit gusi. 

Kesulitan Mengunyah

Kesulitan mengunyah disebabkan adanya open bite dampak dari terlalu lama menggunakan dot botol atau empeng lebih dari 1 tahun. Open bite atau ruang yang terbuka padahal gigi depan sudah menutup ini membuat proses pengunyahan menjadi tidak sempurna. Selain otot mulut dan rahang yang menjadi tegang, kasus open bite juga bisa menyebabkan gigi patah. 

Jika si kecil sudah mulai bisa mengunyah, sebaiknya Moms memberikan pasta gigi yang mengandung fluoride untuk mencegah terjadinya karies gigi karena menghambat proses metabolisme bakteri gigi. 

Dengan demikian pentingnya merawat gigi si kecil dan mengajarkannya untuk menyikat gigi 2 kali sehari. Tidak lupa Moms juga harus sudah mulai mengenalkan si kecil dengan dokter gigi untuk pemeriksaan secara rutin yakni minimal 6 bulan sekali. 

Jangan selalu merasa aman dan tenang ketika memberikan sesuatu kepada si kecil yang bisa membuatnya terasa nyaman ya, Moms! Sesuatu yang berlebihan juga tidak baik, ya!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Artikel Pilihan