Perceraian memang memutuskan hubungan suami dan istri. Tapi tidak berlaku bagi anak. Tidak ada mantan ibu atau ayah karena secara biologis masih terikat. 

Tidak semua konflik yang terjadi dalam rumah tangga akan selesai dengan cara yang bahagia dan tetap bersama, salah satunya perceraian.

Agar mental anak bisa tetap terjaga dan kuat, Moms dan ayah harus pahami 4 hal dibawah ini demi kebaikan dan kesejahteraan anak dalam perceraian melansir dari momjunction.com (7/7/2021).

1. Jangan Menyembunyikan Kebenaran akan Perceraian

Memang pasti akan sulit dan cukup membingungkan bagaimana memberitahu anak apalagi kalau sang anak masih usia kanak-kanak yang sedang berada di fase membutuhkan banyak perhatian dari orangtuanya. Tapi Moms, dengan cara memberitahu anak sebelum perceraian itu terjadi setidaknya bisa meminimalisir anggapan anak yang menjadi pemicu berpisahnya kedua orangtua. Jangan sampai saat memberitahu anak juga sambil merendahkan dan menyalahkan pasangan karena akan membuatnya menaruh rasa kesal. 

2. Tetap Membimbing Anak sebagai Orangtua Meski Sudah Tak Serumah

America Academy of Child & Adolescent Psychiarty mengatakan bahwa anak-anak dari perceraian akan lebih baik jika orangtua tetap terlibat dalam pengasuhan mereka. Maksudnya, peran ibu dan ayah tetap ada dan tidak dilibatkan pada satu pihak saja terlebih jika anak masih tinggal bersama salah satu dari keduanya. 

Baca Juga: Moms Jangan Khawatir, Ini 3 Dampak Positif dari Perceraian Bagi Anak

Pastikan Moms dan ayah juga tetap bisa merayakan hari besar anak seperti ulangtahun, acara sekolah dan acara keluarga yang penting.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas