Cilukba menjadi permainan yang hampir disukai setiap anak kecil. Sejak kita kecil hingga menjadi orang tua, permainan sederhana yang satu ini sudah turun temurun diterapkan ke anak-anak.

Meskipun kelihatannya sederhana, permainan ini memiliki banyak manfaat untuk si kecil, lho.

Dilansir dari id.theasianparent.com, menurut James Russel, seorang peneliti dari University of Cambridge, ketika bermain cilukba, balita yang diajak bermain permainan ini berpikir kalau orang lain tidak bisa melihat mereka.

Anak-anak merasa dirinya invisible ketika matanya ditutup atau saat orang lain mengatakan 'ciluk' dan kemudian bersembunyi darinya.

Penelitian lain terkait alasan di balik bayi dan balita yang suka bermain cilukba juga terungkap melalui ekspresi wajah.

Menurut Gerrod Parrot dan Henry Gleitman, anak-anak yang menikmati permainan ini akan lebih sering menggerakan alis mata mereka ke atas, lalu tersenyum serta banyak tertawa.

Manfaat Bermain Cilukba

1. Memperkuat ikatan antara anak dan orang tua

Di usia newborn, wajah orang terderkat seperit orang tua akan jadi fokus para bayi. Mereka bakal heran dan penasaran dengan ekspresi wajah orang-orang di sekitarnya.

Cara ini memudahkan orang tua untuk membentuk ikatan dengan bayi.

2. Melatih kemampuan bersosialisasi anak

Anak mungkin membutuhkan waktu untuk dapat mengidentitfikasi dirinya sebagai entitas yang terpisah dari lingkungannya. Cilukba bisa menjadi cara yang bagus untuk memberikan stimulasi pada si Kecil terhadap lingkungan yang berbeda.

3. Melatih anak mengenali kemandirian sejak dini

Bermain cilukba mengajarkan anak tetap mandiri. Ketika bayi telah digendong seharian, mengajaknya bermain cilukba bisa membuatnya merasakan 'perpisahan' yang aman.

Hal ini bermanfaat untuk mengurangi risiko kecemasan ketika anak mulai tumbuh dewasa.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas