Setiap pasangan memiliki puncak kenikmatannya masing-masing. Terlebih pria, mereka menyukai permainan oral atau menggunakan mulut. Namun, wanita perlu mencatatnya. Permainan oral ini harus benar-benar bersih agar penyakit kelamin tak menyerang dan menghambat kehidupan percintaan.

Riset dari The British Association for Sexual Health and HIV (BASHH) mengatakan bahwa tingkat penyebaran penyakit menular seperti herpes genital, klamidia, dan gonore menyebar cepat lewat permainab oral yang enggak aman. Penyakit kelamin lain seperti HIV, hepatitis A, B, dan C, kutil serta kutu kelamin juga dapat ditularkan lewat permainan oral.

Dilansir dari laman sindikasi GenPi.co (16/7/2021) berikut ini tiga cara agar permainan mulut tetap nikmat dan aman:

1. Mulai dengan pertanyaan

Sebelum memulai sesi panas, pastikan kalian saling jujur dan terbuka soal riwayat masing-masing. Kalau pasangan tersinggung, jelaskan perlahan bahwa hal tersebut penting diketahui supaya bisa menikmati permainan panas ini tanpa mengkhawatirkan risiko penyakit.

2. Ajak pasangan tes penyakit kelamin

Permainan oral terasa nyaman kalau dilakukan dengan pasangan yang bebas dari penyakit kelamin. Untuk mendapatkan rasa aman, kamu dan pasangan bisa sama-sama melakukan tes penyakit kelamin.

Dengan begitu, kalian bisa sama-sama mendapatkan informasi yang jelas mengenai kondisi tubuh masing-masing lewat hasil tes.

3. Cegah bersama

Setelah periksa bersama dan hasilnya bersih, kamu bisa mencegahnya dengan memakai pengaman atau suntik HPV (human papillomavirus).

Baca Juga: Jangan Kelepasan! Ini 4 Cara Menghindari Perceraian Setelah Bertengkar Hebat

Hal itu untuk menangkal adanya bakteri di mulut, misalnya gusi berdarah. Dengan pengaman berbahan latex virus dan bakteri penyebab penyakit kelamin juga bisa ditangkal.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas
Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.