Ternyata golongan darah bisa digunakan untuk memprediksi risiko kematian seseorang. terutama ketika orang tersebut mengalami cedera, luka, atau kecelakaan yang mengeluarkan banyak darah dari dalam tubuh.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di Tokyo Medical and Dental University Hospital, mengungkapkan bahwa golongan darah memiliki implikasi serius bagi seseorang untuk selamat dari cedera atau luka serius.

Penelitian tersebut juga menjelaskan kalau pemilik golongan darah O memiliki risiko kematian yang tinggi akibat trauma berat atau adanya cedera yang serius.

Kehilangan darah menjadi penyebab utama kematian pada pasien dengan trauma berat. Penelitian terbaru menunjukkan kalau golongan darah O bisa menjadi faktor risiko potensial untuk pendarahan.

Menurut para ahli, pemilik golongan darah O terbukti memiliki faktor von Willebrand (agen pembekuan darah) yang lebih rendah dibandingkan dengan golongan darah lain.

Baca Juga: Moms, Hindari Konsumsi Daging Ayam Jika Memiliki Golongan Darah B, Ini Alasannya

Nah, karena rendahnya agen pembekuan ini, sangat mungkin erat kaitannya dengan pendarahan yang lebih tinggi. Makanya, golongan darah O dinilai memiliki risiko kematian yang tinggi.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas