Pandemi Covid-19 di Indonesia belum berakhir. Semakin hari, catatan kasus positif terinfeksi virus Covid-19 terus bertambah. Kini, banyak juga anak-anak yang ikut terpapar Covid-19.

Anak yang terpapar Covid-19 yang memiliki gejala ringan atau tanpa gejala bisa melakukan isolasi mandiri di rumah. Namun, sebagai orangtua kamu harus tetap menjaga pola makan anak supaya gizi anak tetap tercukupi.

Saat sedang menjalani isolasi mandiri, enggak ada pantangan makanan dan minuman selama si kecil enggak memiliki alergi. Namun, pertimbangan makan juga harus mengikuti kondisi sakitnya. Jika masih bisa makan, tetap mengikuti jadwal makan 3 kali sehari dan selingan 3 kali. Konsistensi makanan disesuaikan.

Sayangnya, anak kerap kali mengalami susah makan karena sakit. Mungkin Moms juga bingung bagaimana cara menyiasati anak yang susah makan saat sedang sakit terutama saat terpapar Covid-19.

Nah, kalau si kecil sulit untuk makan saat sedang menjalani isolasi mandiri, Moms bisa coba berikan susu dengan kandungan yang tinggi kalori dan makanan lunak yang juga tinggi kalori.

“Kalau anak susah makan bisa disiasati dengan minum susu tinggi kalori dan makan lunak yang juga tinggi kalori,” jelas dokter spesialis gizi klinis, dr. Luciana saat diwawancarai HerStory.

Moms, untuk memenuhi gizi anak kamu enggak perlu mengeluarkan banyak uang. Makanan yang diberikan untuk anak enggak perlu mahal, tapi yang paling penting harus memenuhi gizi yang lengkap.

Baca Juga: Anak yang Positif Covid-19 Dibolehkan untuk Diasuh yang Negatif Asalkan Bukan Lansia

“Makanan enggak perlu mahal yang penting memenuhi asupan zat gizi yang lengkap dan bervariasi,” ujar dr. Luciana.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas