Punya suami pilot di maskapai plat merah, Iis Dahlia yang dikenal tajir ternyata masih mengeluhkan cicilan rumah mewahnya yang disebut bernilai Rp 17 miliar. Pasalnya, Iis Dahlia dan sang suami, Satrio Dewandono harus membayar cicilan rumah mewahnya senilai Rp250 juta tiap bulannya.

Tak ayal, Iis Dahlia banting tulang wara-wiri di layar televisi dari pagi hingga malam demi bisa membayar cicilan rumah mewahnya. Perempuan 48 tahun pun membenarkan setiap bulannya dia harus merogoh kocek Rp 250 juta untuk membayar cicilan rumah.

"Ya itu sih, yang bikin agak pusing karena kan aku tuh cicilan rumah 250 juta, itu sih ngeri-ngeri sedep kalau lagi mikirin itu sih," papar Iis Dahlia lagi.

Alasannya membayar cicilan hingga Rp 250 juta perbulan pun diungkap Iis dahlia. Dia sengaja mengambil cicilan besar agar tak berutang terlalu lama.

"Tapi kan kita sudah tahu bahwa mama segini, papa segini (sudah diplanning). Kenapa mama bayarnya mahal karena mama enggak mau lama-lama. Kami kan sudah tua nih umurnya, mama 48 papa 49, jadi kalau umur segini utang 10 tahun kan kayaknya, duhh," jelas Iis Dahlia. 

Bekerja sebagai pilot yang menghasilkan puluhan juta dalam sebulan memang menggiurkan, namun taruhannya adalah nyawa.  Bahkan, profesi suaminya ini sempat membuat Iis Dahlia gelisah.

"Ya kalau di awal sih suami saya ngomong ke saya 'kalau saya pergi, kamu harus siap saya nggak kembali'. Dia ngomongnya gitu," ujarnya mengenang kalimat sang suami, Satrio Dewandono, Selasa (30/10/2018).

"Awal-awal sedih. Tapi kalau ke sini-sininya, 'mah aku tadi begini-begini', tapi aku ngelihat dia sudah selamat, udah di rumah," lanjut Iis Dahlia.

Baca Juga: Dituding Palsukan Surat Swab, Iis Dahlia Somasi Pelaku Penyebar Hoaks: Tidak Segan Mengambil Langkah Hukum!

Jika dahulu ia kerap bersedih mendengar pesan itu, kini ia sudah terbiasa sebab sang suami pun hanya cerita jika masalah sudah selesai.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas