Selama PPKM Darurat, banyak orang tua mengizinkan anak untuk bermain game online agar bisa lebih betah di rumah. Namun, rupanya hal tersebut cenderung membuat dia kecanduan dan sulit berhenti terlepas dari gadget, lho!

Ketika anak sudah kecanduan gadget, tentu ini akan membahayakan tumbuh kembangnya. Untuk itu, jangan sampai salah mendidik anak dalam bermain gadget ya moms.

Dilansir dari laman sindikasi GenPi.co berikut adalah 4 cara efektif mengatasi anak kecanduan game online:

Luangkan waktu berbicara bersama anak

Hal pertama yang bisa orang tua lakukan untuk mengatasi kecanduan main game si kecil yakni dengan cara meluangkan waktu berbicara dengannya. Dengan begitu orang tua bisa mengenali apa yang sang buah hati sukai sehingga dapat terbangun bounding antara orang tua dengan anak.

Hindari sifat otoriter

Jangan pernah sesekali bersikap otoriter pada anak dengan mengambil paksa apa yang sedang ia mainkan. Hal tersebut hanya membuat ia merasa kesal dan marah karena direbut apa yang menjadi kesukaannya.

Sekali pun sangat perlu untuk mengambil gadget dari padanya sebaiknya dibicarakan baik-baik tanpa harus membentak.

Jangan secara langsung melarang

Perlu orang tua ingat, jangan sesekal melarang si kecil untuk bermain secara total. Pasalnya, anak kecil selalu memiliki kebiasaan semakin dilaang maka semakin ingin dilakukan.

Hal itu justru dapat mengajarkan ia berbohong pada orang tua, sehingga tidak ada salahnya melarang dengan halus.

Alihkan perhatian

Menjadi orang tua harus memiliki banyak cara untuk mengalihkan pehatian si kecil. Sesekali tak ada salahnya untuk membawa ia melakukan aktivitas di luar rumah seperti berenang, bermain sepeda, hingga bermain musik.

Baca Juga: Ini yang Terjadi Jika Orang Tua Sering Membentak Anak, Efeknya Mengerikan...

Beberapa kegiatan ini dipercaya dapat mengalihan pehatiannya dari game onlineĀ 

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas
Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.