Beberapa orang tua merasa khawatir bila si kecil dalam usianya sudah beberapa bulan namun belum bisa tengkurap. Padahal, posisi tersebut sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan si kecil secara fisik. 

Namun, jangan dipaksakan ya moms. Kamu bisa membantunya sedikit demi sedikit untuk bisa berguling terlebih dahulu diatas kasur agar si kecil mulai terbiasa.

Berikut 3 alasan mengapa bayi perlu belajar tengkurap, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber:

1. Menguatkan otot leher

Posisi tengkurap bisa membantu perkembangan otot leher si kecil.  Pasalnya, kekuatan otot leher adalah yang paling mudah mencapai semua milestone perkembangan fisiknya, mulai dari mengangkat kepala, duduk, merangkak dan berjalan.

2. Menghindari sindrom kepala rata

Banyak dari bunda yang merasa cemas saat mengetahui si kecil lahir dengan bentuk kepala rata atau peyang.  Hal tersebut bisa diminimalisir dengan cara membiarkan si kecil tidur dengan posisi tengkurap.

3. Mengajarkan bayi berbagai posisi

Baca Juga: Gak Cuma Dialami saat Dewasa, Ketombe Juga Bisa Menyerang Bayi Lho! Ini 4 Cara Menghilangkannya

Sebagian besar bayi merasa kurang nyaman berbaring dengan posisi terlentang. Maka dari itu, orang tua perlu melatih bayi untuk belajar tengkurap secara perahan.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas
Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.