Ada banyak gejala yang muncul kalau seseorang positif terpapar Covid-19 atau virus corona. Gejala-gejalanya juga banyak yang menyerupai penyakit umum lain.

Beberapa gejala Covid-19, seperti demam, batuk, pilek, sakit kepala, gangguan pada indera penciuman dan pengecap, dan sesak napas. Ternyata, gejala itu belum tentu menunjukkan kalau kamu positif Covid-19, lho.

Mengutip dari laman sindikasi Suara.com (22/7/2021), dokter spesialis paru RS Sulianti Saroso, dr. Syahril Mansyur menyampaikan ada tiga kriteria khusus seseorang dikatakan menjadi pasien Covid-19.

"Covid-19 itu ada tiga kriterianya. Satu, apabila seseorang dengan PCR positif tanpa gejala atau bergejala. Kedua, dengan rapid antigen dan ada gejala salah satu bentuk covid. Kemudian ketiga, ada kontak erat (dengan pasien positif Covid-19)," kata dokter Syahril.

Jika sudah memenuhi ketiga kriteria tersebut, orang awam juga perlu memahami lima derajat keparahan Covid-19. Lima derajat keparahan itu adalah sakit tanpa gejala atau OTG, gejala ringan, gejala sedang, gejala berat, dan kritis.

"Jangan sampai kita salah langkah atau melakukan treatment yang berlebihan," ujar dr. Syahril.

Baca Juga: Masyarakat Harus Bersiap untuk Hidup Berdampingan dengan Covid-19, Bagaimana Caranya Ya?

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas
Lihat Sumber Artikel di Suara.com Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Suara.com.