Masih memperingati hari IdulAdha, makanan olahan daging masih terus disajikan, mulai dari rendang, semur hingga daging balado. Tapi, kamu harus waspada ya pasalnya jika daging dikonsumsi bersamaan dengan beberapa minuman bisa menimbulkan bahaya.

Ternyata selama ini, banyak makanan yang tidak baik dikonsumsi secara bersamaan, salah satunya daging sapi dan susu. Dilansir dari laman sindikasi GenPi.co (22/7/2021) daging sapi dan susu memang memiliki khasiat yang baik saat di konsumsi. Namun, sangat tak disarankan bila keduanya di kombinasi.

Mengonsumsi daging sapi sambil minum susu memang membuat perut lebih cepat kenyang. Namun, sebenarnya kekurangan asupan. Tak hanya itu, perpaduan makanan seperti soto daging kuah susu hanya memberikan efek mudah kenyang, tapi tak lama akan lapar lagi.

Walau beberapa orang menganggap hal ini tak berbahaya, kandungan zat besi dan kalsium pada kedua makanan ini akan cenderung diserap oleh tubuh sehingga gizinya tidak akan maksimal.

"Masak daging sapi dengan susu tak baik, karena akan menimbulkan perut cepat kenyang sementara, sehingga akan ada pilihan untuk melanjutkan makan besar lagi," jelas Rayhan dalam acara Peduli Pangan Series: World Food Day 2020.

Rayhan menyarankan, bila memang ingin mengonsumsi keduanya lebih baik di waktu yang berbeda, misalnya mengonsumsi makanan hewani terlebih dahulu, setelah selsai boleh di lanjutkan dengan minum susu setengah jam setelahnya

Baca Juga: 4 Gangguan Kesehatan Ini Bisa Mengintaimu Kalau Makan Daging Kurban Berlebihan, Hati-hati Ya!

"Dengan adanya jeda makan antara hewani dan protein tentu tidak membuat perut tidak cepat penuh," tutup Rayhan.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas
Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.