Para orang tua pasti ingin memenuhi kebutuhan si kecil. Enggak hanya kebutuhan makanan yang bergizi dan bernutrisi, tetapi juga kebutuhan tambahan seperti pakaian.

Selain mementingkan kenyamanan, banyak juga orang tua yang membelikan pakaian anaknya karena 'lapar mata'. Pasalnya baju-baju bayi memang identik dengan motif dan model yang menggemaskan.

Namun, jangan sembarangan beli ya, Moms! pakaian yang tak sesuai kebutuhan enggak akan membuat si kecil nyaman menggunakannya lho! Dilansir dari laman sindikasi GenPi.co (22/7/2021) berikut adalah 4 cara memilih pakaian untuk bayi yang nyaman dan aman:

1. Pilih bahan yang lembut

Pakaian yang aman dan nyaman di gunakan untuk si kecil pastinya terbuat dari bahan yang lembut. Pasalnya, kulit si kecil masih sangat sensitif dan halus, sehingga penting untuk memperhatikan jenis bahan.

Selain itu, penting untuk bunda memilih pakaian bayi tanpa lebel, sebab hal tersebut bisa membuat iritasi untuk sang buah hati.

2. Minim Aksesori

Kamu pastinya merasa gemas dengan berbagai pakaian bayi yang penuh aksesoris, khususnya baju-baju untuk anak perempuan. Namun, baju penuh aksesoris bisa membahayakan sang buah hati. Bisa saja aksesoris terlepas dan tak sengaja tertelan oleh si kecil.

3. Sesuaikan kebutuhan bayi

Dalam membeli pakaian, sangat diutamakan sesuai kebutuhan terlebih dahulu. Misalnya, bayi baru lahir memerlukan beberapa baju yang mudah di pakai dan di lepas. Biasanya, pakaian yang disarankan menggunakan kancing atau dilengkapi karet.

4. Pilih ukuran berdasarkan berat, bukan usia

Baca Juga: Moms, Ini 3 Alasan Pentingnya Bayi Belajar Tengkurap, Manfaatnya Luar Biasa!

Banyak dari orangtua masih membeli pakaian untuk anak sesuai dengan usia, bukan berat badannya. Sangat disarankan membeli pakaian dengan ukuran yang lebih besar dari pada badannya, selain tidak sering membeli lagi, ukuran lebih besar akan membuat di kecil merasa lebih nyaman daripada ketat.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas
Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.