Normalnya, golongan darah berwarna merah akibat adanya kandungan hemoglobin dalam sel merah di tubuh.

Namun, ternyata ada juga lho darah emas. Sebelum membahas darah emas lebih lanjut, yuk, pahami konsep penggolongan darah pada manusia terlebih dahulu, dikutip dari klikdokter.com, Kamis (22/7/2021).

Golongan Darah Manusia

Selama ini golongan darah terbagi menjadi A, B, AB, dan O dari sistem yang dikenal dengan ABO. Padahal, selain itu, terdapat sebuah sistem penggolongan darah yang cukup dikenal berdasarkan rhesus yang terbagi menjadi rhesus negatif dan positif.

Permukaan sel-sel darah diselimuti sebuah protein yang disebut antigen dan ada atau tidaknya antigen tertentu menentukan golongan darah.

Misalnya dari sistem penggolongan ABO, golongan darah A hanya memiliki antigen A, tipe B memilikli antigen B, tipe AB memiliki keduanya, dan tipe O tidak memiliki keduanya.

Baca Juga: Sudah Tahu? Ini Lho Urutan Golongan Darah yang Paling Kebal hingga Rentan Terhadap Penyakit, Kamu Termasuk yang Mana?

Selain itu, sel darah merah mengandung antigen lain yang disebut RhD dari sistem penggolongan rhesus. Ketika mempunyai antigen, golongan darah dikatakan positif, tapi saat tidak punya, dikatakan negatif. Kombinasi tipikal dari antigen A, B, dan RhD memberi kita delapan tipe darah yang umum (A+, A-, B+, B-, AB+, AB-, O+, dan O-).

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas