Futria, penulis muda berbakat lulusan Institut Seni Budaya Indonesia, Bandung, terpilih sebagai pemenang Viu Pitching Forum. Konsep yang telah ditulis Futria akan segera diproduksi menjadi Viu x PFN Original dan akan ditayangkan pada 2022.

Viu Pitching Forum kali ini di Indonesia berhasil mengumpulkan lebih dari 200 naskah dan terpilih 10 finalis. Para finalis mendapatkan bimbingan dari para praktisi ternama di industri hiburan, seperti Angga Dwimas Sasongko, Monty Tiwa, Emil Heradi, Erwin Arnada, Andibachtiar Yusuf, Susanti Dewi, Indra Gunawan, Lele Laila, Ifan Andriansyah, Ajish Dibyo, Rahabi Mandra, Hilman Mutasi, Myra Suraryo, Yasmin Yaacob, dan Erwin Arnada.

Menampilkan berbagai tema tentang kaum muda dewasa dengan nuansa lokal yang kuat, genre dari konsep-konsep terpilih mencakup roman, misteri, komedi, drama fantasi, dan mockumentary.

Latar belakang para finalis juga beragam, mulai dari yang amatir sampai semi-profesional, yang sekaligus membuktikan tujuan Viu untuk memberikan kesempatan yang sama kepada siapa saja yang memiliki minat dan bakat dalam penulisan script.

Script berjudul Seberkas Kisah Lalu terpilih sebagai pemenang dan akan diproduksi menjadi tayangan kelas dunia untuk ditayangkan di Viu pada 2022.

"Ide cerita ini berasal dari fenomena di media sosial di mana netizen mengekspos kehidupan pribadi dan bagaimana hal itu berdampak pada kehidupan orang lain," kata Futria.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas