Menu

Bahaya Banget, Menyayangi Bukan Berarti Boleh Terlalu Memanjakan Anak, Ini 4 Dampak Negatifnya Moms!

Shilvia Restu Dwicahyani
28 Juli 2021 11:30 WIB
Bahaya Banget, Menyayangi Bukan Berarti Boleh Terlalu Memanjakan Anak, Ini 4 Dampak Negatifnya Moms!

Ibu dan anak. (thedivinemissmommy.com/Edited by Herstory)

HerStory, Sukabumi —

Memang tak ada salahnya memanjakan anak sebagai salah satu tanda kasih dan sayang. Namun, jika dilakukan secara berlebihan tentunya dapat menimbulkan dampak tak baik bagi anak pun orang tua. 

Gaya pengasuhan pada anak tentunya dapat memengaruhi perilaku dan perkembangan si anak. Memang, kemungkinan dampak dari terlalu memanjakan anak ini akan terlihat ketika ia sudah tumbuh dewasa. Makanya, Moms masih tak terlalu memperdulikan hal tersebut, asalkan si anak senang dan nyaman. 

Kendati begitu, bukan berarti Moms bisa mengesampingkan hal ini begitu saja. Anak yang dididik dengan manja sejatinya tak sehat bagi perkembangan dirinya. Ia nantinya akan mengalami kesulitan dalam berinteraksi secara sosial.

Berikut ini 4 dampak negatif lantaran terlalu memanjakan anak, melansir dari berbagai sumber (28/7/2021), diantaranya. 

Kurang Bertanggung Jawab

Anak yang terlalu dimanjakan akan membuatnya menjadi kurang bertanggung jawab karena segala hal yang ia lakukan selalu ditanggung oleh orang tuanya. Ia tak memahami bagaimana menyelesaikan masalahnya karena tak memiliki kedewasaan emosional. Hal ini akan membuatnya menjadi mudah marah dan malas. Jika sudah dewasa, anak yang terlalu dimanjakan menjadi sulit untuk mandiri dan menjalani hidupnya secara maksimal. 

Ketergantungan

Segala hal yang dapat dengan mudah ia dapatkan dari orang tua karena terlalu memanjakan dirinya, membuat si anak menjadi ketergantungan dan segan untuk berusaha terlebih dulu. Tak menutup kemungkinan, anak yang terlalu dimanjakan akan ketergantungan konsep bahagia itu bersumber dari orang lain.

Membangkang dan Tak Hormat

Orang tua yang selalu membentengi melindungi anak kelak akan membuatnya menjadi pembangkan dan tak hormat. Lantaran ia melihat konsep kalau orang tuanya akan selalu berada dipihaknya. 

Interaksi Sosial yang Buruk

Terbiasa mendapatkan segala sesuatu dengan mudah membuat anak yang terlalu dimanjakan sulit untuk bersyukur dan mengucapkan terimakasih pada orang lain atau temannya. Ia juga akan memiliki sifat yang kurang peka terhadap lingkungan di sekitarnya. Dengan begitu, ia bisa saja dijauhi karena ia tak mengetahui bagaimana cara menjaga dan menjalin suatu hubungan. 

Memanjakan anak memang merupakan suatu hal yang wajar sebagai bentuk mengekspresikan diri akan kasih sayang orang tua. Namun, jangan sampai hal tersebut membuat kita buta dan berlebihan mengorbankan segala sesuatu bagi anak. Mengingat, anak juga perlu untuk berproses sendiri, mengenali dirinya sendiri tanpa dikte dari orang tua.