Orang dengan golongan darah selain O, seperti A, B, dan AB memiliki risiko diabetes tipe 2 yang lebih tinggi. Hal ini bukan hanya mitos belaka, tetapi sudah dibuktikan berdasarkan sebuah studi.

Dilansir dari laman sindikasi GenPI.co (29/7/2021) penelitian ini melibatkan lebih dari 80.000 wanita yang dilakukan di Prancis sejak 1990 hingga 2008. Penelitian ini mengungkapkan bahwa kelompok golongan darah B, faktor Rhesus positif (R+), memiliki risiko 35 persen lebih tinggi mengidap diabetes tipe 2, dibandingkan dengan kelompok golongan darah O, Rhesus negatif (R-).

Dr Guy Fagherazzi dan rekan-rekannya pun mengevaluasi hubungan golongan darah tipe ABO (A, B, AB, dan O), faktor Rhesus (positif atau negatif), dan kombinasi keduanya dengan diabetes tipe 2 (T2D).

Hasilnya, dibandingkan dengan wanita bergolongan darah O, wanita dari kelompok A sepuluh persen lebih mungkin untuk mengembangkan T2D. Begitu juga dengan wanita golongan darah B dengan tingkat kemungkinan 21 persen mengembangkan diabetes tipe 2. Kelompok golongan darah AB memiliki kemungkinan perkembangan T2D hingga 17 persen, namun hasil ini belum signifikan.

Sementara itu, sebagaimana dikutip dari Medindia, bila dengan hanya melihat faktor Rhesus, wanita R+ dibandingkan wanita R- tidak mengalami peningkatan risiko mengembangkan T2D dibandingkan dengan yang lain.

Penelitian yang diterbitkan di Diabetologia, jurnal European Association for the Study of Diabetes, menunjukkan untuk pertama kalinya dalam kohort prospektif besar, keterkaitan antara golongan darah tipe ABO tertentu dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2.

Baca Juga: Merasa Lelah Sepanjang Hari? Hati-hati, Bisa Jadi Tanda Penyakit Diabetes Lho! Yuk, Kenali Cirinya...

Oleh karena itu, Fagherazzi mengharapkan agar efek dari golongan darah harus diselidiki dalam studi klinis dan epidemiologi di masa depan untuk kasus diabetes. Penelitian patofisiologi lanjut juga diperlukan untuk mengetahui mengapa orang dengan golongan darah O memiliki risiko lebih rendah terkena T2D

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.