Pemberitaan Iis Dahlia belakangan ini tengah heboh lantaran ada media yang menyebut sosok biduan itu ditangkap polisi usai ketahuan menjual surat swab antigen serta PCR palsu.

Melansir dari insertlive, Iis pun menceritakan kronologinya bagaimana awal mula permasalahan tersebut bisa viral sampai saat ini.

"Ada orang yang namanya persis sama, tapi Tribun Palu itu memuat foto saya. Terus ada media lain Babe memuat itu. Inilah yang jahatnya ya, bolehlah kalian kebebasan pers, kan jurnalistik ada kode etiknya. Memberitakan yang benar," kata Iis ditemui di Trans TV.

"Kalau fakta silakan diberitakan kalau nggak jangan dong. Gini, kalau misalnya kalian nulis dan beritain orang terus ternyata itu salah gimana coba perasaannya? Ketika memberitakan sesuatu harus berani bertanggung jawab kayak akun gosip ya harusnya itu crosscheck dulu," sambungnya.

Iis mengatakan bahwa keluarganya sudah panik mendengar berita tentang dirinya yang kemudian menyebar di berbagai grup WhatsApp.

"Ibu saya, mertua saya itu udah pada sepuh-sepuh lo, mereka nelepon sambil gemetar dikira anaknya ditangkap coba. Nama Iis Dahlia emang bukan cuman saya, tapi udah nama sama foto terus tersebar di grup WhatsApp dan semua orang mengira saya ditangkap gimana ini?," papar ibunda Devano tersebut.

Meski begitu, Iis mengatakan bahwa media Tribun Palu yang awalnya memberitakan sudah meminta maaf, namun Babe yang diketahui sebagai portal media masih belum memberikan respons.

"Media Tribun Palu yang awalnya memuat foto salah sudah minta maaf sudah bilang maaf, buat pernyataan dan surat resmi. Tapi, media Babe yang satu lagi nih udah salah tapi nggak ada sama sekali bahasannya walaupun itu udah di take-down," bebernya mengungkapkan.

Baca Juga: Putra Larissa Chou Digendong Sosok Pria Tampan, Netizen Heboh: Calon Suami Baru?

"Dia memfitnah saya, tapi dia nggak minta maaf. Saya masih nunggu aja dari media lain. Iya mau ke jalur hukum ini kejahatan lo, ini kriminal," pungkasnya.