Empat golongan darah primer, A, B, O dan AB dibedakan satu sama lain berdasarkan antigennya. Antigen ditemukan di permukaan sel darah merah dan membantu menjelaskan seberapa efektif sistem kekebalan tubuh bekerja.

Tapi, bukan hanya terkait dengan kesehatan. Ternyata golongan darah juga bisa terkait dengan kepribadian atau karakteristik seseorang lho. Di Jepang banyak yang suka menanyakan golongan darah orang lain karena mereka sangat percaya dengan teori kepribadian golongan darah. Orang Jepang menggunakannya sebagai alat untuk menilai potensi seorang karyawan dan kecocokan dua orang yang akan menikah.

Meskipun tes kepribadian golongan darah belum memiliki dukungan ilmiah, banyak orang mengklaim bahwa itu bisa sangat efektif. Pertama, mari kita bahas mengenai kepribadian orang dengan golongan darah A.

Dilansir dari laman India Times (3/8/2021) orang dengan golongan darah A memiliki karakter yang sensitif, kooperatif, emosional, bersemangat, dan pintar. Mereka sangat sabar, setia dan cinta damai dan karenanya tak suka berkelahi dengan siapa pun.

Tetapi, terkadang orang-orang ini menjadi terlalu sensitif. Mereka enggak suka melanggar aturan yang ditetapkan oleh masyarakat dan peduli dengan etiket dan standar sosial.

Orang-orang ini meluangkan waktu untuk membuat keputusan dan terlalu terorganisir di semua bidang kehidupan tetapi tak dapat melakukan banyak tugas. Mereka menyukai hal-hal yang rapi dan bersih dan di tempat yang tepat, itulah sebabnya banyak orang dengan OCD termasuk golongan darah A.

Orang dengan golongan darah ini juga mudah stres sehingga memiliki kadar hormon kortisol (stres) yang tinggi. Meski begitu, oang-orang dengan golongan darah A bisa menjadi teman yang diandalkan dan dapat dipercaya. Mereka tak suka menunjukkan emosi dan perasaannya kepada siapa pun kecuali orang yang berhasil membuatnya nyaman.

Baca Juga: Anti Selingkuh! Ini 5 Karakter Pasangan Bergolongan Darah A yang Sering Dianggap Bucin

Ciri-ciri kepribadian umum: Baik hati, pemalu, penuh perhatian, keras kepala, sopan, tegang, dapat diandalkan, terlalu sensitif, perfeksionis, bertanggung jawab, pemalu, cemas, tenang dan pendiam.

Ciri-ciri kepribadian terbaik: Loyal, perfeksionis, teratur, dan konsisten.

Ciri-ciri kepribadian buruk: Obsesif, terlalu sensitif, pesimis, keras kepala, mudah stres dan rewel.