Test Pack merupakan alat untuk mengetahui adanya kehamilan atau tidak. Penggunaannya yang terlihat sederhana, namun bila digunakan secara tak tepat tentunya dapat memberikan hasil yang tak akurat. 

Alat ini bekerja untuk mengetahui adanya hormon human choironic gonadotropin (hCG) dalam urine atau air seni. Hormon ini akan muncul bilamana sel telur telah dibuahi atau wanita hamil. 

Walaupun keakuratan test pack ini mencapai 99%, tetapi jika cara penggunaannya tak sesuai, tak menutup kemungkinan dapat memberikan hasil yang tak sesuai. 

Berikut ini terdapat cara menggunakan test pack yang benar agar bisa memberikan hasil yang akurat, melansir dari berbagai sumber (3/8/3031). 

Pilih Test Pack yang Benar

Kini, test pack dapat dengan mudah dijumpai dimana pun dan kapan pun. Pastikan test pack masih dalam keadaan baik dan belum kadaluwarsa. Test pack yang keadaannya masih baik dan belum kadaluwarsa sejatinya masih memiliki kadar sensitivitas yang tinggi. 

Membaca Cara Penggunaannya

Sebelum menggunakan test pack, pastikan sudah membaca cara penggunaannya dengan benar. Apakah test pack harus dicelupkan pada urine atau tidak. Serta bilamana harus dicelupkan, perhatikan waktu yang dibutuhkan untuk merendam test pack tersebut.

Kenali Waktu yang Tepat untuk Menggunakan Test Pack

Moms dapat menggunakan test pack minimal seminggu dari keterlambatan datang bulan atau dua minggu setelah melakukan hubungan intim. Jika baru beberapa hari setelah melakukan hubungan intim langsung melakukan test pack, bisa saja hasilnya negatif karena hormon hCG masih rendah. 

Baca Juga: Calon Moms Harus Tau! Begini Cara Menggunakan Test Pack yang Tepat

Penting untuk diketahui juga, setiap test pack memiliki tingkat sensitivitas yang berbeda. Sehingga, ada baiknya Moms minimal menggunakan dua test pack agar Moms tak merasa ragu. Serta tak lupa untuk melakukan pemeriksaan ke dokter kandungan atau bidan, ya!