Ilustrasi seorang wanita mengidap hipertensi. (Pinterest/Freepik)
Hipertensi merupakan kondisi yang dapat terjadi dalam jangka panjang. Seseorang yang mengidap hipertensi memiliki risiko terkena stroke sampai serangan jantung.
Hipertensi dapat menyerang siapa saja tanpa mengenal usia dan status sosial ekonomi. Ternyata, golongan darah tertentu rentan menderita hipertensi.
Tak cuma itu, berdasarkan golongan darah pun kita perlu mewaspadai berbagai penyakit yang akan menghantui pada masa mendatang. Dengan mengetahui risiko penyakit-penyakit tersebut, setidaknya kita bisa melakukan tindakan pencegahan sejak dini terlebih jika penyakit kronis.
Sebuah penelitian yang dipublikasikan melalui NCBI menyebutkan, golongan darah B rentan mengalami hipertensi lebih tinggi 8,7% dibandingkan golongan darah lainnya. Penyebabnya bisa dikarenakan faktor gen dan faktor von Willebrand (vWF) yang tinggi dalam darah serta kelemahan dalam metabolisme protein.
Tak cuma itu, golongan darah B rentan terkena penyakit jantung, penyakit pembuluh darah koroner, dan 20% lebih tinggi risiko diabetes tipe 2.
Golongan darah A juga hampir sama dengan golongan darah B yang rentan terkena hipertensi serta penyakit jantung karena memiliki von Willebrand yang tingi dalam darah serta metabolisme yang lemah terhadap protein. Sehingga bisa memicu penyakit jantung. Golongan darah A juga lebih sensitif terhadap penyakit kanker perut.
Golongan darah AB juga rentan terkena penyakit kanker perut karena sama-sama sensitif terhadap inang dan bakteri penyebab dari kanker tersebut. Bahkan risiko yang dimiliki golongan darah AB lebih tinggi yakni sekitar 26%. Bukan cuma itu, sebuah penelitian menyebutkan golongan darah AB juga memiliki risiko gangguan kognitif dan masalah memori. Hal tersebut dapat membuat pemilik golongan darah AB akan mengalami masalah belajar dan proses mengingat.
Meskipun golongan darah O memiliki risiko lebih rendah terkena serangan jantung. Orang bergolongan darah O lebih rentan terhadap beberapa infeksi bakteri dan virus dibandingkan golongan darah yang lain. Bukan cuma itu, wanita yang bergolongan darah O juga memiliki cadangan sel telur yang rendah.
Kendati begitu, sejatinya hal tersebut tak bisa dipukul rata. Tetap diperlukan pemerikasaan medis lebih lanjut dan mendalam bersama ahli. Selalu terapkan gaya dan pola hidup yang sehat sebagai salah satu cara untuk menghindari berbagai penyakit ya, Beauty!
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.