Menu

Golongan Darah O Rentan Alami Kegemukan Lho, Penyakit Kronis Mudah Mengintai Nih! Begini Penjelasannya...

10 Agustus 2021 12:50 WIB
Golongan Darah O Rentan Alami Kegemukan Lho, Penyakit Kronis Mudah Mengintai Nih! Begini Penjelasannya...

Ilustrasi berat badan belum turun setelah melahirkan. (Freepik/jcomp)

HerStory, Jakarta —

Golongan darah ABO berhubungan dengan beberapa penyakit kronis yang harus ditanggapi dengan serius. Ada studi yang telah mengamati hubungan antara golongan darah ABO dengan risiko obesitas.

Obesitas menjadi salah satu kondisi yang mengkhawatirkan. Pasalnya ketika mengalami obesitas maka tubuh akan rentan terkena penyakit. Misalnya penyakit diabetes, penyakit jantung, GERD, hingga kesulitan hamil.

Oleh sebab itu, sangat penting untuk mengetahui risiko obesitas. Hal itu ternyata bisa ditunjukkan dengan golongan darah lho.

Dilansir dari jurnal National Center for Biotechnology Information, penelitian ini dilakukan di sebuah puskesmas di kota Arar, Arab Saudi Utara. Studi cross-sectional ini melibatkan 401 peserta berusia 15 tahun ke atas yang menghadiri tiga pusat Puskesmas yang dipilih secara acak di kota Arar. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara pribadi menggunakan kuesioner yang telah dirancang sebelumnya.

Studi ini dilakukan dengan pengumpulan antropometri yang meliputi pengukuran tinggi badan dan berat badan dengan perhitungan Indeks Massa Tubuh. Selain melihat holongan darah ABO, Rh juga ikut ditentukan dalam penelitian ini

Hasilnya mengungkapkan bahwa 37,4% mengalami risiko obesitas. Golongan darah O adalah tipe yang paling umum di antara individu obesitas yakni sebesar 44,7%. Diikuti oleh kelompok A, B, dan AB (30, 20, dan 5,3%, masing-masing). BMI tertinggi (28,8±9,2) pada golongan darah O.

Golongan darah O menunjukkan hubungan positif yang signifikan dengan obesitas. Populasi dengan golongan darah O menunjukkan kerentanan terbesar untuk kelebihan berat badan dan obesitas.

Namun, tak ada perbedaan yang signifikan secara statistik antara golongan darah ABO yang berbeda dalam hal BMI, Rh, dan jenis kelamin. Kesimpulannya bahwa prevalensi obesitas dan kelebihan berat badan tinggi pada golongan darah O, sementara golongan darah AB menunjukkan kecenderungan memiliki tubuh yang kurus.

Baca Juga: Dokter Tegaskan Obesitas Adalah Penyakit Kronis, Bedah Bariatrik Bisa Jadi Solusi

Baca Juga: Gen Z Mulai Ramaikan Tren Gaya Hidup Anti-Obesitas, Intip Yuk!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Artikel Pilihan