Menu

Dear Penderita Diabetes, Jenis Sayuran Ini Ternyata Bisa Tingkatkan Gula Darah, Jangan Anggap Sepele Ya!

12 Agustus 2021 15:45 WIB
Dear Penderita Diabetes, Jenis Sayuran Ini Ternyata Bisa Tingkatkan Gula Darah, Jangan Anggap Sepele Ya!

Ilustrasi sayuran yang ada di pasar. (Unsplash/Edited by HerStory)

HerStory, Jakarta —

Tanpa disadari, diabetes tipe 2 menjadi salah satu jenis penyakit mematikan yang banyak diidap masyarakat di Indonesia. Hal itu disebabkan karena kurangnya perhatian masyarakat terhadap asupan gula yang dikonsumsi.

Dilansir dari laman sindikasi suara.com (12/8/2021) diabetes tipe 2 adalah kondisi yang menandakan pankreas tak bisa menghasilkan cukup insulin. Insulin adalah hormon yang mengatur gula darah, jenis gula utama dalam darah.

Kadar gula darah yang tak terkontrol bisa berdampak buruk pada tubuh. Jika menderita diabetes tipe 2, kamu harus menemukan cara untuk menghasilkan insulin atau menirunya.

Dalam hal ini, jenis makanan yang dikonsumsi sangat berperan penting untuk menghasilkan insulin dan sejumlah variable yang bisa mempengaruhi seberapa cepat makanan dipecah menjadi glukosa (gula darah). Semakin cepat makanan dipecah, maka semakin jelas dampaknya terhadap kadar gula darah.

Mungkin sudah jadi rahasia umum bahwa sayuran menjadi salah satu makanan yang bisa menyehatkan tubuh dan menghempaskan penyakit. Tetapi, ternyata menurut Dokter Ralph Abraham, Konsultan Diabetes, Gangguan Lipid dan Endokrinologi di Rumah Sakit King Edward VII, sayuran tertentu memiliki indeks glikemik yang tinggi dan bisa melonjakan kadar gula darah lho.

Indeks glikemik (GI) adalah sistem penilaian untuk makanan yang mengandung karbohidrat. Hal ini, menunjukkan seberapa cepat setiap makanan mempengaruhi kadar gula darah ketika makanan itu dikonsumsi. Makanan karbohidrat yang dipecah dengan cepat oleh tubuh dan menyebabkan peningkatan glukosa darah yang cepat memiliki peringkat GI yang tinggi.

"Tomat dan kentang termasuk makanan yang biasanya memiliki indeks glikemik tinggi, Sedangkan, ubi jalar yang rasanya lebih manis memiliki indeks glikemik yang lebih rendah," kata dokter Abraham dikutip dari Express.

Enggak hanya itu, ternyata semakin lama waktu pengolahan sayuran untuk dimakan juga membuatnya memiliki indeks glikemik yang lebih rendah. Hal ini berlaku pada jenis sayuran wortel dan kentang.

Makanan dengan GI rendah atau sedang biasanya lebih lama pecah dan bisa menyebabkan kenaikan kadar gula darah secara bertahap dari waktu ke waktu. Jadi, proses memasak dan penyajian sayuran akan berdampak pada tingkat GI, tak hanya jenis sayurannya.

Menurut dokter Abraham, semakin rendah kandungan lemak sayuran, maka semakin lambat tingkat glukosa dipecah. Kentang panggang dengan mentega akan lebih sedikit glikemiknya daripada kentang tanpa mentega.

Oleh sebab itu, kamu bisa memilih sayuran yang lebih tua dan lebih besar. Lalu, kamu bisa memasaknya dengan minyak zaitun tanpa perlu khawatir dengan peningkatan glukosa.

Baca Juga: Olahraga Ringan Bisa Cegah Diabetes, Ini Faktanya

Baca Juga: Bencana Sumatera, Terapi Insulin Jadi Penopang Hidup

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Oleh: Nada Saffana

Artikel Pilihan