Menu

Harus Tahu! Inilah Mitos dan Fakta yang Banyak Dipercaya Masyarakat, Begini Kata Dokter Erlina Burhan..

13 Agustus 2021 20:30 WIB
Harus Tahu! Inilah Mitos dan Fakta yang Banyak Dipercaya Masyarakat, Begini Kata Dokter Erlina Burhan..

virus corona. (pinterest/freepik)

HerStory, Jakarta —

Pandemi Covid-19 di Indonesia belum juga berakhir. Jumlah kasus orang yang terpapar Covid-19 atau virus corona terus bertambah setiap harinya.

Meski sudah banyak informasi resmi soal Covid-19, masih banyak saja mitos-mitos menyesatkan yang beredar luas di masyarakat. Banyak juga informasi hoaks yang dipercaya oleh masyarakat.

Biar enggak salah, yuk simak beberapa mitos dan fakta terkait Covid-19 berikut ini menurut spesialis paru, Dr. dr. Erlina Burhan, M.Sc, Sp.P(K).

1. Mitos: Susu dapat membersihkan paru-paru

Fakta: Susu enggak bisa membersihkan paru. Enggak ada hubungan antara konsumsi susu dengan kebersihan paru-paru.

“Saya rasa itu enggak benar karena bagaimana cara susu itu membersihkan paru. Paru itu saluran napas, sedangkan susu kalau diminum ke saluran cerna. Jadi, dua saluran yang berbeda,” ujar dr. Erlina Burhan saat diwawancarai HerStory.co.id.

2. Mitos: Bawang putih bisa mengeluarkan lendir di dalam paru-paru akibat Covid-19

Fakta: Bawang putih enggak bisa mengeluarkan lendir di dalam paru-paru karena enggak ada hubungan antara keduanya.

“Itu sama sekali enggak benar karena sampai saat ini belum ada obat yang betul-betul spesifik dikatakan dapat menyembuhkan Covid-19,” kata dr. Erlina.

3. Mitos: CT Value setelah PCR menjadi tolok ukur kesembuhan pasien Covid-19

Fakta: Hal tersebut tentu merupakan sebuah mitos yang menyesatkan. CT Value bukanlah tolok ukur kesembuhan pasien Covid-19.

“Untuk kesembuhan (pasien Covid-19) itu yang pertama dilihat adalah perbaikan dari gejala-gejala yang dialami. Jadi, kalau sudah enggak ada gejala dan hasil laboratorium sudah membaik, apalagi kalau sudah melewati 14 hari. Banyak hal lain yang bisa jadi tolok ukur kesembuhan Covid-19, jadi bukan hanya CT Value,” jelas dr. Erlina. 

4. Mitos: Setelah sembuh dari Covid-19, pasien bisa berisiko sakit kanker paru-paru

Fakta: Orang yang sembuh dari Covid-19, kemudian kanker paru-paru itu enggak benar. 

“Orang yang positif Covid-19 dan lokasi kerusakan ada di paru itu sangat bervariasi hasilnya. Kalau kerusakan yang ditimbulkan sangat minimal, biasanya parunya sembuh sempurna dan enggak ada masalah,” terang dr Erlina.

5. Mitos: Penyintas Covid-19 setelah sembuh harus langsung mengganti sikat gigi karena bisa tertular lagi

Fakta: Virus di benda mati itu enggak akan bisa hidup lama, hanya bisa hidup beberapa jam saja.

“Jadi kalau sakit Covid-19 di rumah sakit lama, virus yang mungkin ada di sikat gigi sudah mati,” ujar dr. Erlina.

Lebih lanjut, ia menjelaskan sebenarnya mengganti sikat gigi itu memang perlu dilakukan secara berkala. Jadi, bukan karena hanya ada virus saja.

“Sikat gigi itu memang harus kita ganti secara berkala, enggak bisa terus dipakai, apalagi kalau sikatnya sudah enggak bagus atau kotor, ya harus diganti. Enggak ada hubungannya di situ ada Covid atau enggak,” lanjutnya.

Nah, itulah beberapa mitos dan fakta yang banyak beredar di masyarakat saat pandemi Covid-19. Jadi, kamu harus cari tahu dulu ya kebenaran semua informasi! 

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Oleh: Tasha Rainita

Artikel Pilihan