Rebecca Loos mantan asisten pribadi sekaligus selingkuhan David Beckham, sempat ditawari uang sebesar 1 juta poundsterling atau sekitar Rp18 miliar. Uang tersebut bakal diberikan jika mau membocorkan video seksnya. Tawaran itu muncul dari seorang konsultan marketing bernama Max Clifford.

Max seolah-olah ingin memperkeruh kabar perselingkuhan Rebecca dengan David Beckham yang muncul ke permukaan di tahun 2004. Tawaran dari Max tentu membuat Rebecca merasa sangat kaget, karena diberi iming-iming uang jutaan poundsterling agar mau merekam video seksnya.

"Saya saat itu sangat terkejut (mendapat tawaran itu)," ujar Rebecca Loos melansir dari Daily Mail.

Hanya saja, Rebecca dengan tegas menolak tawaran tersebut. Menurutnya, kisah perselingkuhannya dengan David Beckham bukanlah soal uang.

"Dia (Clifford) berkata, saya bisa dapat jutaan pound. Satu juta pound di rekening, jika saya mau bikin video seks. Tapi, ini (kisah selingkuh dengan Beckham) bukan soal uang," pungkas Rebecca.

Meski menolak tawaran membuat video seks, Rebecca tetap kebanjiran tawaran bekerja usai mencuatnya hubungan perselingkuhan dengan David Beckham. Bahkan, Rebecca mengikuti banyak acara televisi, salah satunya adalah Celebrity Love Island dan muncul di The X Factor: Battle of the Stars.

Pada tahun 2004 silam, seorang wanita bernama Rebecca Loos mengaku telah menjalin hubungan asmara dengan David Beckham. Rebecca kala itu merupakan asisten pribadi sang pesepak bola. 

Hubungan mereka, menurut pengakuan Rebecca, terjalin karena David merasa kesepian di Spanyol jauh dari istri dan keluarga. Victoria Beckham memilih tetap di London bersama dua putra mereka untuk mengembangkan karier sebagai penyanyi solo selepas berakhirnya kejayaan Spice Girls.

"Dia (David) sering mengeluh merindukan putra-putranya," kata Rebecca kepada Daily Mail.

Percakapan-percakapan pribadi antara David dan Rebecca bergulir menjadi hubungan yang lebih intim. Rebecca jadi lebih sering menghabiskan banyak waktu di luar pekerjaan dengan mantan pesepak bola yang memiliki tendangan bebas mematikan tersebut.

"Kami terikat, kami berpikir dengan cara sama, membuat lelucon yang sama, dia memperlakukanku dengan baik. Aku merasa sangat istimewa," imbuhnya.