Ilustrasi perawatan gigi anak dengan menggunakan metode Sedasi di RSGM Yarsi. (Dok RSGM Yarsi/Edited By HerStory)
Moms, tahukah Anda bahwa perawatan gigi dan mulut harus diberikan kepada si kecil sedini mungkin? Namun terkadang ya, tak hanya anak-anak, rasa takut juga bisa timbul pada orang dewasa ketika mendengar kata ‘dokter gigi’
Nah, untuk mengatasi hal tersebut, drg. Muhamad Zakki, Sp.KGA dari Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Yarsi, menyarankan, agar orang tua memilih fasilitas Painless Dental Care agar nantinya anak merasa tenang dan nyaman saat menjalani perawatan gigi.
drg Zakki bilang, Painless Dental Care adalah layanan unggulan yang diberikan dengan jenis pendekatan, salah satunya menggunakan metode Sedasi.
FYI Moms, Sedasi merupakan tindakan pemberian obat anestesi yang dapat menghilangkan kecemasan pasien sehingga membuat semua tindakan dental menjadi lebih nyaman dan aman bagi pasien dengan tingkat kecemasan yang tinggi.
Selama tindakan, sedasi membuat pasien lebih tenang dan dokter gigi mampu melaksanakan tindakan dengan sebaik mungkin. Pasien yang tersedasi bukan hanya lebih rileks tetapi juga memiliki ingatan yang terbatas akan prosedur yang dilakukan. Selain itu pasien masih dapat berkomunikasi dengan dokter selama tindakan berlangsung.
“Sedasi ini adalah alat bantu yang kita gunakan untuk membuat si anak dalam perawatan giginya itu nyaman. Adapun, metode yang dipakai adalah inhalasi, intravena, maupun dengan obat oral. Ini merupakan pelayanan inovasi yang membuat perawatan gigi dan mulut bagi anak-anak maupun orang dewasa tanpa menimbulkan rasa sakit dan cemas,” papar drg Zakki, di acara IG Live ‘Menjaga Kesehatan Gigi Anak di Rumah Selama Pandemi’, sebagaimana dipantau HerStory, baru-baru ini.
drg Zakki melanjutkan, dengan Sedasi, pasien khususnya anak-anak yang memiliki masalah gigi yang kompleks bisa tetap merasa nyaman meski harus membuka mulut dalam waktu yang lama.
Kata dia, ini juga bisa menjadi solusi untuk anak dengan masalah komunikasi, misalnya autism dan kebutuhan khusus lainnya.
“Sedasi ini berguna sekali untuk anak-anak dengan kebutuhan khusus atau special needs. Dengan memanfaatkan layanan ini, anak-anak terutama yang berkebutuhan khusus bisa menjadi lebih tenang selama perawatan berlangsung. Lalu kemudian, yang biasanya ada kendala dalam hal komuniasi, kita bisa bantu agar tindakannya gak buang waktu lama, kita bisa bantu dengan infravena,” tambahnya.
Drg Zakki juga menuturkan, penggunaan Sedasi dalam kedokteran gigi di Indonesia ini masih sangat jarang. Karena itu, di Indonesia sendiri dokter gigi harus bekerja sama dengan dokter anestesi untuk melakukan perawatan gigi dengan Sedasi.
“Kalau soal keamanannya, Insyaallah aman. Karena dokter giginya kerja sama dengan dokter anastesi, gak kerja sendiri. Jadi nanti Sedasi itu dikerjakan oleh dokter anastesinya, dan dokter giginya fokus tindakan gigi. Karena kalau dokter giginya yang mengurus anastesinya ini bisa keteteran, jadi bagi tugas.Jadi kita bisa kasih anetesi biar si anak gak tegang, nyaman, agar tindakan yang dilakukan dokter gigi nantinya dapat dilakukan dengan nyaman sekali,” terang drg Zakki.
"Melalui Painless Dental Care Center, kami dapat merawat gigi anak tanpa memaksa atau menimbulkan trauma sehingga anak akan mempunyai memori yang baik tentang pengalamannya ke dokter gigi," tuntasnya.
Nah Moms, tertarik mencoba metode Sedasi ini untuk si kecil?
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.