Bercinta jadi salah satu momen yang memperkuat hubungan rumah tangga. Ketika bercinta dengan pasangan, kamu bisa melepaskan stres dan juga menuangkan rasa sayang.

Enggak heran, jika segala cara dipersiapkan agar momen intim tersebut bisa berjalan dengan lancar. Namun, ternyata tanpa sadar ada beberapa hal yang dianggap wajar ternyata bisa membahayakan kesehatan lho.

Salah satu hal yang membahayakan adalah menggunakan air liur sebagai pelumas vagina. Dilansir dari laman sindikasi suara.com (25/8/2021) pada dasarnya air liur menjadi cairan tubuh yang umum digunakan saat melakukan hubungan seksual, baik itu saat berciuman, penetrasi, maupun oral seks.

"Tapi sama seperti cairan lainnya, cairan ini memiliki kecenderungan untuk menyebarkan infeksi," kata Dr Niveditha Manokaran, seorang ginekolog seperti yang dikutip dari Healthshots.

"Infeksi menular seksual (IMS) dapat ditularkan melalui air liur Anda" ujar Dr Manokaran.

Dalam hal ini, herpes genital adalah sesuatu yang paling sering terjadi akibat aktivitas eksual tersebut. Terkadang muncul dalam bentuk lecet dan luka, di lain waktu bisa saja asimtomatik.

Selain herpes genital, kebiasaan ini juga bisa memicu infeksi seperti gonore, klamidia, HPV, sifilis, dan trikomoniasis.

Bakteri dalam air liur Anda sangat berbeda dengan bakteri di vagina Anda. Jadi, ketika air liur memasuki area vagina Anda, mereka mengganggu mikrobioma vagina dan membuat Anda sangat rentan terhadap infeksi seperti vaginosis bakteri.

"Anda bisa menggunakan kondom dan pelindung gigi selama seks oral, untuk mencegah penularan infeksi," kata Dr Manokaran.

Baca Juga: 5 Cara Jitu Menjaga Kebersihan Vagina saat Musim Hujan Tiba, Bebas Infeksi Pokoknya!

"Lebih baik aman daripada menyesal, jadi pastikan untuk mengambil semua tindakan pencegahan," imbuhnya.

Lihat Sumber Artikel di Suara.com Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Suara.com.