Ilustrasi seorang anak laki-laki tengah murung. (Pinterest/Freepik)
Kita mungkin kerap menganggap anak yang perubahan mood nya berubah secara tiba-tiba merupakan hal yang wajar. Padahal bisa jadi hal tersebut merupakan tanda kalau anak mengalami gangguan kesehatan pada mentalnya.
Gangguan kesehatan mental kerap dikaitan pada orang dewasa yang dirasa lebih banyak menanggung banyak beban pikiran. Sejatinya anak kecil pun dapat mengalami kondisi tersebut.
Terlebih gejala dari gangguan kesehatan mental pada anak dan orang dewasa itu berbeda. Sehingga cukup sulit untuk membedakan apakah prilaku tersebut normal atau bukan.
Melansir dari laman hellosehat.com (25/8/2021), berikut ini 6 tanda anak mengalami gangguan kesehatan mental yang penting untuk diketahui para orang tua. Sebab hal ini tentunya dapat mempengaruhi perkembangana anak.
Moms perlu menaruh rasa curiga jika prilaku anak berubah menjadi mudah marah, sering bertengkar, cenderung kasar, bahkan berbicara tak baik yang sebelumnya ini anak sama sekali tak pernah berprilaku demikian.
Perubahan mood secara tiba-tiba pada anak pun perlu untuk dicurigai. Apalagi jika ditambah kondisi ini yang dapat bertahan sebentar hingga jangka waktu yang panjang. Ini bisa menjadi salah satu gejala dari depresi dan bipolar yang tentunya sangat berdampak pada keluarga dan lingkungan sosialnya.
Anak yang mengalami gangguan kesehatan mental sejatinya akan merasa kesulitan untuk berkonsentrasi bahkan untuk duduk diam dan membaca sekali pun. Hal ini tentunya akan berdampak secara langsung pada performa perkembangan otaknya.
Tak cuma sakit fisik yang dapat mempengaruhi berat badan, gangguan mental pun turut berdampak pada menurunnya berat badan anak. Lantaran anak merasa stres yang membuatnya kehilangan nafsu makan.
Ketika anak sedang merasa emosi, Moms harus memperhatikan bagaimana anak meluapkan perasaan emosinya. Jika anak mengalami gangguan mental, ia tak segan untuk menyakiti diri sendiri lantaran stres dan menyalahkan diri sendiri.
Mungkin memang masih wajar jika anak mudah menjumpai perasaan takut dan mudah menangis. Tetapi jika intensitasnya berlebihan dan tanpa alasan tentunya Moms harus mewaspadai sebagai gejala dari adanya gangguan mental anak. Anak akan meluapkan perasaan intensnya ini dalam bentuk menangis, berteriak, atau mual.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel: