Ketika sudah berkeluarga, tentunya masalah perencanaan keuangan sudah sepatutnya terbuka dan saling. Sebab keuangan dapat menjadi pemicu datangnya konflik dalam rumah tangga. 

Keuangan menjadi isu sensitif yang kerap menjadi pemicu konflik lantaran tak saling terbuka. 

“Salah satu tanda peringatan umum atau bendera merah dalam pernikahan adalah berbohong tentang uang," ucap Sheri Stritof selaku konselor pernikahan di Washington, AS seperti dikutip dari parenting.co.id (31/8/2021).

Pernikahan dapat berada diambang kehancuran jika adanya kebohongan terkait masalah keuangan. 

Sebagaimana melansir dari laman parenting.co.id, Sheri juga menjabarkan 7 indikasi masalah keuangan dalam rumah tangga yang sebaiknya dihindari, diantaranya:

  1. Pasangan berbohong terkait penghasilan atau pengeluarannya kepada orang lain. Yang mana Moms tak mengetahui secara pasti keuangan pasangan seperti apa dibandingkan dengan orang lain. 
  2. Pasangan menolak dan menjadi sensitif ketika diajak berbicara mengenai masalah keuangan.
  3. Pasangan tak ingin melibatkan Moms mengenai tagihan rumah tangga. 
  4. Moms menyadari jika pasangan terlalu boros. 
  5. Sering berdebat mengenai uang. 
  6. Menemukan adanya hutang atau tabungan rahasia. 
  7. Kebiasaan belanja pasangan yang tiba-tiba berubah. 

Penting untuk diingat ya Moms, menikah berarti kita mempersilahkan pasangan untuk ikut campur terkait masalah perencanaan keuangan kita. 

Baca Juga: Mengenal FOMO, Perasaan Takut Ketinggalan Tren yang Bisa Kacaukan Kondisi Keuanganmu!

Sehingga sangat penting untuk selalu terbuka terkait perencanaan keuangan demi kelangsungan pernikahan yang harmonis dan langgeng.