Beauty, tahukah kami, seebuah penelitian menunjukkan bahwa semakin lama mencium aroma makanan, maka semakin kecil kamu menginginkan makanan tersebut, lho.

Dilaporkan Insider, penelitian yang diterbitkan pada Journal of Marketing Research menyatakan bahwa semakin lama mencium bau makanan yang kamu idam-idamkan, maka semakin sedikit kamu benar-benar menginginkannya.

Direktur studi Dipayan Biswas dan rekan-rekannya dari University of South Florida menulis bahwa kamu cukup mencium makanan ringan dalam waktu yang cukup lama untuk mengurangi nafsu makan kamu, lho Beauty.

"Sistem penciuman dan pengecapan (rasa) saling berhubungan dan pusat penghargaan di otak tidak membedakan antara rangsangan yang dikodekan oleh sistem sensorik yang berbeda," kata Biswas, sebagaimana dikuitp dari laman sindikasi HiMedik.com, Rabu (1/9/2021).

Biswas memasang alat penguap pewangi di sebuah ruangan yang secara berkala, bergantian memancarkan aroma makanan ringan yang berbeda. Ia juga melakukan studi lapangan di superstore dan kafe.

Subyek penelitian juga harus menilai apakah aroma mempengaruhi selera makan mereka.

Mereka yang mencium aroma makanan seperti pizza atau kue selama 30 detik cenderung memiliki nafsu makan yang lebih besar untuk mengemil daripada mereka yang menghirup aroma selama dua menit penuh.

Seperti yang dijelaskan oleh penelitian, mungkin cukup memuaskan hanya dengan mencium makanan yang kamu idamkan. Seba,b otak kamu gak benar-benar membedakan dari mana stimulus yang menyenangkan itu berasal.

Oleh karena itu, lain kali, jika kamu sedang diet dan berjuang untuk menahan makan, maka tahan saja selama dua menit, tarik napas, dan nikmati aroma makanan di sekitarmu, Beauty. 

Baca Juga: Punya Banyak Manfaat, Ternyata Seledri Bisa Menjaga Kesehatan Pencernaan dan Membantumu Diet

Selamat mencoba, ya!

Lihat Sumber Artikel di Himedik.com Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Himedik.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Himedik.com.