Dalam dunia kerja akan ada isu-isu yang terjadi antar rekan kerja, salah satu yang kerap terjadi adalah pelecahan seksual.

Menurut psikolog yang juga seorang seksolog, Zoya Amirin, memang, jika dibanding kekerasan seksual, pelecehan seksual terbilang kurang jelas dan ‘abu-abu’. Belum banyak orang yang mengetahui sejauh mana sebuah tindakan bisa dikatakan sebagai pelecehan seksual.

Namun Zoya mengingatkan, kasus ini pun bukan hanya terjadi dari laki-laki ke wanita saja. Wanita ke laki-laki, wanita ke sesama wanita dan laki-laki ke sesamanya pun bisa disebut pelecehan seksual.

Lantas, seperti apa sih bentuk pelecehan seksual di tempat kerja tersebut? 

Zoya mengatakan bahwa pelecehan seksual adalah segala tindakan seseorang yang membuat ketidaknyamanan secara seksual terhadap diri orang lain. Menurut Zoya, ada banyak orang mengalami tapi dia belum tentu sadar lho kalau dia sedang dilecehkan

Jadi, lanjutnya, batasan pelecehan seksual itu sendiri sebenarnya adalah segala sesuatu dalam bentuk tindakan tingkah laku, mimik muka, suara, bahasa tubuh, perkataan, perbuatan, yang menyebabkan ketidaknyamanan pada diri kita. Tindakan ini biasanya dilakukan secara sepihak sehingga mengakibatkan rusaknya martabat seseorang.

"Hal yang paling susah dibuktiin bahwa itu pelecehan seksual adalah saat bercanda. Misalnya teman kantor bercanda seksis, tiba-tiba merangkul, memegang, dll. Nah, jika sudah menimbulkan ketidaknyamanan pada lawan bicaranya, hal ini tentu saja sudah termasuk pelecehan seksual," ujar Zoya, kepada HerStory,belum lama ini.

“Atau contoh lainnya, ada orang yang mimpi seksual dengan kita dan bilang ke kitanya langsung, itu namanya unwanted sexual attension gitu ya, kita gak pernah minta dia omongin mimpinya, lalu becandaan-becandaan seksis yang nyerempet-nyerempet. Karena kan harus ada consent ya. Kita jg bisa bilang ‘eh ngapain lu cerita-cerita mimpi lu begitu, itu bukan urusan gw, gw sih gak nyaman ya'. Jadi sebaiknya hal-hal yang nyerempet-nyerempet itu jangan dibikin becandaan deh,” papar Zoya.

Baca Juga: Gak Kapok Dibully Netizen, KPI Masih Belum Ambil Sikap Tegas Soal Kasus Pelecehan MS: Nanti Deh