Ilustrasi perempuan insomnia (Freepik.com/karlyukav)
Salah satu istilah yang semakin populer selama pandemi Covid-19 saat ini adalah coronasomnia. Istilah tersebut merujuk kepada insomnia (gangguan tidur) yang terjadi selama berlangsungnya pandemi atau pada saat terpapar virus Covid-19.
Kemunculan coronasomnia didasarkan pada banyaknya orang yang ternyata mengalami gangguan tidur sejak wabah virus Corona. Bahkan, sebuah penelitian yang dilakukan Universitas Southampton pada Agustus 2020 menunjukkan adanya peningkatan orang yang mengalami insomnia, menjadi satu banding empat orang, selama pandemi.
Penyebab Coronasomnia karena Virus Covid-19?
Ketika mendengarnya, mungkin masyarakat langsung berpikir bahwa itu adalah penyakit atau gangguan kesehatan baru yang disebabkan oleh infeksi virus Corona. Memang, coronasomnia memiliki kaitan dengan virus Corona.
Akan tetapi, hubungannya hanya sebatas pandemi saja, bukan sebagai pemicu. Pernyataan ini seperti yang telah disampaikan oleh Andreas Prasadja, somnologis atau dokter kesehatan tidur, kepada pasiennya.
"Saya bilang bukan (virus Covid-19 tidak sebabkan coronasomnia). Itu istilah populer, bukan diagnosis penyakit. Coronasomnia lebih disebabkan isolasinya, sama ada orang yang kerja di rumah, banyak yang mengalami insomnia," kata Andreas.
Senada dengan pernyataan Andreas, Ilene Rosen, dokter pengobatan tidur dan profesor kedokteran klinis di Perelman School Kedokteran di University of Pennsylvania, mempertegas bahwa coronasomnia merupakan sebuah istilah untuk menjelaskan masalah tidur selama pandemi yang umumnya disebabkan oleh informasi simpang-siur terkait Covid-19.
Jadi, sudah jelas kalau coronasomnia bukan disebabkan oleh infeksi virus Corona pada tubuh ya.
Penyebab Coronasomnia Berasal dari Kecemasan Berlebih
Melanjut pernyataan Ilene Rosen, mendengar berita atau informasi tentang wabah Covid-19 memang merupakan salah satu penyebab terjadinya coronasomnia. Adanya ketidakpastian tentang kapan pandemi ataupun PPKM berakhir tentu memicu timbulnya rasa cemas.

Melansir berbagai sumber, berikut sejumlah hal yang dapat menyebabkan coronasomnia:
Nah, kondisi yang sedemikian tentu akan menjadi lebih parah jika dialami oleh orang yang memiliki riwayat insomnia.
Memang tidak mudah untuk tetap waras selama pandemi, namun yakinkan diri bahwa Moms dan keluarga sanggup menghadapi situasi sulit saat ini. Jangan lupa untuk membarengi usaha tersebut dengan berdoa kepada Tuhan. Semoga bermanfaat dan sehat selalu ya, Moms!
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.