Menu

Hati-hati Minum Kopi dengan Cara yang Salah Bisa Merusak Otak!

07 September 2021 08:50 WIB
Hati-hati Minum Kopi dengan Cara yang Salah Bisa Merusak Otak!

Coffee.(Pinterest/Edited by HerStory)

HerStory, Depok —

Bagi para pecinta kopi, minum kopi juga nggak bisa sembarangan loh. Hindari kesalahan minum kopi karena bisa merusak otak. Kesalahan minum kopi ini sering kali dilakukan tanpa disadari.

Padahal minum kopi punya banyak keuntungan dan manfaat bagi tubuh, jika mengonsumsinya secara benar. Riset terbaru yang diterbitkan di Molecular Psychiatry menemukan kebiasaan minum kopi yang baik mampu meningkatkan konsentrasi, kontrol motorik, dan kewaspadaan.

Tinjauan yang dipublikasikan di Archives of Medical Science menemukan minum kopi secara teratur dapat menurunkan risiko kondisi neurodegeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson. Untuk mendapatkan manfaat ini sebaiknya hindari 4 kesalahan-kesalahan tak disadari yang justru bisa merusak otak.

Terlalu Banyak Minum Kopi

Minum dalam asupan moderat semisal satu atau dua cangkir sehari akan melindungi otak. Namun jika berlebihan justru bakal membawa dampak sebaliknya.

Menurut studi yang diterbitkan di Nutritional Neuroscience, minum lebih dari 6 cangkir kopi per hari berasosiasi dengan volume total otak lebih kecil dan peningkatan risiko demensia 53% lebih besar.

FDA menyarankan untuk orang dewasa cukup mengonsumsi 400 miligram kafein atau setara dengan 4 cangkir kopi seduhan sendiri. Namun jangan lupa bahwa kafein juga terdapat pada teh, minuman energi dan coklat.

Minum Kopi Larut Malam

Sebagian orang minum kopi saat memerlukan dorongan energi di pertengahan atau sore hari. Sebaiknya mulai perhatikan jam minum kopimu, sebab minum kopi terlalu larut atau berdekatan dengan jam tidur justru bisa merusak waktu istirahat.

Kafein bertindak sebagai stimulan dan tetap berada pada aliran darah beberapa jam setelah dikonsumsi. Direktur Headache and Traumatic Brain Injury Center di University of California San Diego, Nina Riggins mengatakan kafein bertahan di aliran darah sampai 5 jam. Untuk benar-benar 'bersih' bisa memerlukan waktu 10 jam.

Saat kafein mempengaruhi tidur, tidur jadi terganggu sehingga tidak baik untuk kesehatan otak. Keesokan harinya sistem saraf otak akan susah konsentrasi dan tingkat kewaspadaan menurun.

Gula Tambahan Berlebihan

Kopi kekinian dengan rasa super manis ternyata tidak baik buat otak. Studi pada 2019 menemukan kelebihan konsumsi gula pada orang dewasa berdampak dengan penurunan fungsi kognitif.

Selain itu, kelebihan konsumsi gula akan mempengaruhi fungsi konektivitas dan penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah. Sebaiknya mulai batasi gula tambahan pada kopimu.

Ingin Berhenti Minum Kopi Mendadak

Jika ingin berhenti minum kopi, sebaiknya lakukan secara bertahap bukan langsung menjauhkan diri dari kopi. Jika langsung berhenti minum kopi secara tiba-tiba, seseorang bisa mengalami gejala-gejala yang mengganggu otak.

"Sekali kafein dikeluarkan dari tubuh, seseorang akan mengalami sakit kepala akibat penarikan kafein," kata Riggins mengutip dari Livestrong.

Pengurangan kafein secara drastis juga akan membuat orang kesulitan konsentrasi. Sebaiknya, kurangi konsumsi kopi secara bertahap. Misal jika biasanya minum dua cangkir kopi, ganti satu cangkirnya dengan kopi non kafein (decaffeinated coffee).

Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan agar kebiasaan minum kopimu tak merusak otak.

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Artikel Pilihan