Rasa kantuk kerap kali menghampiri ketika sedang ingin memulai aktivitas. Salah satu penyebab rasa kantuk mungkin disebabkan karena kurang waktu tidur.

Ada sebuah studi yang menunjukkan bahwa ketika kurang tidur atau hanya memilik waktu tidur 6 jam setiap malam bisa merusak fungsi neurologis. Ini bisa menyebabkan rasa lelah yang berlebihan sehingga tubuh membutuhkan istirahat yang cukup.

Namun, ada beberapa kasus di mana rasa kantuk tetap menghampiri meskipun kamu sudah memiliki waktu tidur yang cukup. Ternyata ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor lho. Penasaran apa saja? Berikut ulasannya seperti dilansir dari laman sindikasi HiMedik (8/9/2021):

Efek obat

Rasa kantuk berlebih di siang hari juga bisa merupakan efek samping dari obat-obatan tertentu. Agen farmakologis beranggapan zat kimia di dalam obat-obatan memengaruhi secara langsung sistem saraf pusat, termasuk rasa kantuk.

Karena itu, ada pula beberapa obat yang justru membuat kita merasa ngantuk agar istirahat lebih lama.

Gejala OSA

Rasa kantuk berlebihan di siang hari juga dikaitkan dengan gejala OSA, gangguan tidur yang disebabkan oleh penyumbatan saluran napas bagian atas.

Pada pasien OSA, sekitar 23 persen wanita dan 16 persen pria merasa sangat ngantuk di siang hari. Karena itu, orang dengan OSA justru lebih rentan mengalami kecelakaan lalu lintas karena rasa ngantuk berlebihannya tidak dapat terkontrol.

Baca Juga: Waspada! Sering Ngantuk di Pagi Hari Ternyata Bisa Jadi Tanda Masalah Kejiwaan

Lihat Sumber Artikel di Himedik.com Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Himedik.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Himedik.com.