Menu

Waspada Varian Baru Virus Corona 'Mu' yang Berpotensi Kebal Terhadap Vaksin

10 September 2021 09:45 WIB
Waspada Varian Baru Virus Corona 'Mu' yang Berpotensi Kebal Terhadap Vaksin

Virus Corona. (Unsplash/CDC)

HerStory, Bandung —

Covid-19 yang telah hadir lebih dari satu tahun lamanya kini terus memunculkan mutasi-mutasi baru.

Baru-baru ini, virus corona varian 'Mu' atau B.1.621 mulai bermunculan dan berpotensi lebih berbahaya dari varian virus lainnya.

Pihak WHO sendiri telah mengatakan bahwa varian MU menunjukkan adanya resiko resistensi pada vaksin. Namun lembaga kesehatan dunia itu menekankan soal perlunya penelitian lebih lanjut untuk lebih memahaminya.

Namun, Kelompok Kerja Genetik Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) mengatakan, varian baru SARS-CoV-2 Mu atau B.1.621 tak lebih ganas dari varian Delta.

Menurut Ketua Pokja Genetik FKKMK UGM dr Gunadi, varian Mu oleh WHO dikategorikan dalam variant of Interest (VoI), sedangkan varian Delta masuk kategori Variant of Concern (VoC).

Dilansir dari Antara, Jumat (10/9/2021), karena kategorinya itu, Gunadi menyatakan, varian Delta memiliki level di atas varian Mu.

Ciri-ciri Varian Covid Mu

1. Kebal terhadap vaksin

Virus Mu diketahui memiliki sekelompok mutasi yang membuatnya lebih tahan terhadap vaksin. Varian virus corona Mu menjadi varian keempat yang menjadi perhatian khusus WHO, setelah kemunculan varian Alpha, Beta, dan Delta.

Dilansir Theguardian.com, WHO menyatakan bahwa varian mu "memiliki konstelasi mutasi yang menunjukkan sifat potensial untuk lolos dari kekebalan".

2. Memiliki cara mutasi yang sama dengan Varian Beta

Data awal ditemukan bahwa varian ini kebal dan memiliki cara mutasi yang mirip dengan varian Beta, atau varian yang pertama kali ditemukan di Afrika Selatan.

Varian Mu pertama kali diidentifikasi di wilayah Kolombia pada Januari 2021 lalu. Sejak saat itu, kasus sporadis dan beberapa wabah yang lebih besar telah dicatat di seluruh dunia.

3. Resiko penularan tergantung pada pertumbuhan kasusnya

Sebagian besar masyarakat khawatir jika varian ini menjadi varian baru yang bisa menghindari pertahanan kekebalan tubuh.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh laboratorium PHE, risiko dari varian mu setidaknya sama dengan varian Beta, yang kemungkinan masih kebal terhadap tindakan vaksinasi.

Ancaman yang ditimbulkan juga tampaknya belum pasti, karena tingkat bahaya varian ini tergantung pada pertumbuhan kasusnya.

Namun, dilansir dari Antara, Jumat (10/9/2021), karena kategorinya varian ini yang masih dalam kategori VoI, Gunadi pun menyatakan bahwa varian Delta masih memiliki level di atas varian Mu.

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Artikel Pilihan