Menu

Mengulik Kaitan Darah Tinggi dan Diabetes, Waduh Bahaya Banget Ternyata!

10 September 2021 18:30 WIB
Mengulik Kaitan Darah Tinggi dan Diabetes, Waduh Bahaya Banget Ternyata!

Ilustrasi memeriksa tekanan darah. (pinterest/freepik)

HerStory, Jakarta —

Hipertensi atau tekanan darah tinggi sering dikaitkan dengan diabetes (tipe 1, tipe 2 dan kehamilan). Sejumlah besar penelitian mengatakan bahwa hipertensi adalah salah satu faktor risiko utama diabetes, yang selanjutnya dapat menyebabkan gagal jantung, stroke, dan kondisi kardiovaskular lainnya. Inilah alasan mengapa sejumlah besar kematian akibat penyakit jantung terjadi di antara penderita diabetes.

Menurut sebuah penelitian di India, prevalensi diabetes dan hipertensi lebih banyak pada orang-orang usia menengah dan tua. Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal PMC dengan judul "The Comorbidities of Diabetes and Hypertension". Hasilnya menunjukkan bahwa sekitar 75 persen orang dewasa dengan diabetes memiliki tekanan darah tinggi, sementara mayoritas orang dengan hipertensi saja menunjukkan gejala dari resistensi insulin.

Hipertensi dan diabetes adalah dua kondisi kronis dan metabolik yang sering saling terkait. Keduanya berbagi faktor risiko umum seperti etnis, ras dan gaya hidup, dan komplikasinya (baik makrovaskular dan mikrovaskular) juga tumpang tindih dengan mekanisme umum. Komplikasi makrovaskular meliputi stroke, gagal jantung, dan penyakit jantung perifer, sedangkan komplikasi mikrovaskular meliputi neuropati, nefropati, dan retinopati.

Penyakit kardiovaskular, yang merupakan salah satu dari tiga penyebab utama kematian di seluruh dunia, memiliki hipertensi dan diabetes sebagai faktor risiko utama. Hubungan antara hipertensi dan diabetes juga telah menyebabkan beban ekonomi yang sangat besar pada masyarakat, karena menurut perkiraan biaya medis tahunan, orang menghabiskan sekitar 76,6 miliar dolar untuk masalah terkait hipertensi dan 174 miliar dolar untuk perawatan diabetes.

Bisakah Hipertensi Menyebabkan Diabetes?

Banyak penelitian mendukung bukti bahwa diabetes dapat menyebabkan kondisi jantung seperti hipertensi, tetapi penelitian terkait sebaliknya cukup terbatas. Ini karena hipertensi saja tak dapat menyebabkan diabetes, tetapi alasan yang memicu hipertensi pada orang, dapat meningkatkan risiko diabetes pada beberapa kasus. Alasannya bisa karena usia, obesitas, peradangan, stres oksidatif, resistensi insulin.

Studi lain mengatakan bahwa hanya 50 persen penderita hipertensi yang tekanan darahnya tak terkendali, sedangkan sisanya 50 persen kondisinya terkontrol. Oleh karena itu, kejadian hipertensi pada 50 persen pertama diperkirakan meningkat karena faktor-faktor tersebut di atas.

Baca Juga: Olahraga Ringan Bisa Cegah Diabetes, Ini Faktanya

Baca Juga: Bencana Sumatera, Terapi Insulin Jadi Penopang Hidup

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Artikel Pilihan