Larissa Chou berusaha menjadi sosok single parent idaman. Setelah bercerai dari Alvin Faiz, Larissa kini fokus mengurus anak sekaligus bekerja sebagai pengusaha.

Tak mudah memang, namun Larissa Chou mencoba sekuat tenaga agar sang putra, Yusuf selalu mendapat yang terbaik. Ia tak ingin Yusuf merasakan apa yang pernah ia rasakan dulu saat kedua orangtuanya berpisah.

Melalui Instagram Storiesnya, Larissa mengaku jika dirinya juga merupakan anak broken home, di mana ayah dan ibunya berpisah saat usianya masih kecil. Bedanya, dulu Larissa dirawat oleh sang ayah. Sementara ibunya harus berjuang sendiri jauh dari anaknya.

"Aku lagi kecil juga anak broken home, bedanya aku ikut papah," tulisnya di Instagram Stories, Jumat (10/9).

"Sekarang Yusuf menjadi Rissa kecil, dan hak asuh ada di aku Alhamdulillah." sambungnya.

Larissa terkadang sedih melihat anaknya harus berada di posisi yang sama seperti dirinya di masa lalu. Namun, perempuan berdarah Tionghoa itu kini hanya ingin fokus untuk membahagiakan Yusuf.

"Jadi yang aku lakukan adalah? Menjadi yang terbaik untuk Yusuf karena lagi kecil juga aku gak dapat kenangan itu. Pengalaman adalah guru terbaik," sambungnya.

Lebih lanjut, Larissa berpesan kepada para perempuan agar tidak sibuk mempercantik diri agar "dinilai" orang. Namun hal yang lebih penting di sini adalah, bagaimana ia dan para perempuan di luar sana bisa menerima kekurangan dan kelebihan diri sendiri. Mencintai diri sendiri menurutnya adalah suatu hal yang wajib.

"Jangan jadi perempuan paling cantik, gak akan ada habisnya & semua perempuan itu cantik," tutur Larissa.

"Tapi jadilah perempuan yang bisa menerima kekurangan dirinya dan mencintai dirinya sendiri walaupun di luar sana banyak yang bikin insecure."

"Kalau kekurangannya bisa diperbaiki ya perbaiki, dan belajar lah dari kesalahan juga," lanjutnya.

Baca Juga: Lama Bungkam Soal Alvin Faiz, Larissa Chou Buka Suara Akui Sakit Hati: Orang Jahat Itu…

Terakhir, Larissa menegaskan bahwa ia tidak bermaksud sok baik atau menjadi pihak yang tersakiti karena menulis ini. Perempuan 25 tahun itu juga mengaku bahwa dirinya tak sempurna. Serta masih belajar dari pengalaman pahit yang pernah ditorehkan Alvin Faiz.