Baru-baru ini, kabar tak mengenakkan datang dari keluarga Taqy Malik. Disebutkan, sang ayah, yakni Mansyardin Malik melakukan tindakan tak menyenangkan yang berkaitan dengan hubungan seksual kepada istri sirinya, Marlina Octoria.

Berdasarkan keterangan kuasa hukum Marlina, ia dipaksa melakukan seks anal hingga enam kali. Hal ini menyebabkan organ vital Marlina mengalami kerusakan hingga stadium 4.

Terkait hal itu, dari pandangan medis sendiri, risiko apa sih yang bisa muncul jika melakukan seks anal?

Menurut Guru Besar UI yang juga Dokter Spesialis Penyakit Dalam (Gastroenterologi-Hepatologi) RSCM Jakarta, Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD-KGEH., MMB., FINASIM., FA., soal risiko awalnya, terlebih jika ada paksaan, maka korban seks anal tentunya akan mengalami guncangan psikis.

Kemudian, kondisi fisik si korban juga berisiko diserang berbagai penyakit. Pasalnya, kata Prof. Ari, anus atau dubur memang tak dipersiapkan untuk menerima masuknya benda asing. Maka otomatis, saat terjadi seks lewat anal, akan menyebabkan infeksi. 

"Anus jelas bukan tempat untuk senggama, perannya sebagai tempat lewatnya feses atau kotoran. Sehingga, jelas bahwa anus bisa menjadi sumber infeksi. Kuman, jamur, bakteri, kan ada di sana (anus)," beber Prof. Ari, dikutip dari media sindikasi akurat.co.

Prof. Ari menuturkan, seks anal pun akan menyebabkan dinding anus dan bagian poros usus rentan luka. Yang mana, kondisi luka itu nantinya akan mudah tertular berbagai penyakit infeksi.

Adapun, berbagai penyakit infeksi yang bisa mudah ditularkan melalui seks anal, seperti human immunodeficiency virus (HIV), Herpes simplex virus (HSV), hepatitis B, hepatitis C, hingga human papiloma virus (HPV).

Tak berhenti di situ, kata Prof. Ari, seks anal juga bisa menyebabkan infeksi bakteri termasuk gonore hingga syphilis, yang menyebabkan diare berdarah dan berlendir.

"Risiko yang paling berbahaya dari seks anal yakni ini akan terjadi kanker usus. Risiko kanker tersebut sama atau akan menimpa pada semua jenis kelamin," paparnya. 

Lebih lanjut, ia pun menuturkan risiko tersebut terjadi lebih tinggi pada orang di bawah umur 30 tahun. 

Baca Juga: Mitos atau Fakta, Seks Anal Bisa Sebabkan Wasir? Ini Penjelasan Dokter

"Sejauh ini saya beberapa kali mendapat kasus (pasien) kanker anus, dan umur mereka di bawah 30 tahun, dan berhubungan dengan riwayat anal seks," pungkas Prof. Ari.

Lihat Sumber Artikel di Akurat Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Akurat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Akurat.