Indonesia mendatangkan vaksin jenis Convidecia yang didatangkan dari Beijing, China. Vaksin ini miliki efikasi mencapai 90am menangkal Covid-19. 

7 September lalu, vaksin Convidecia telah tiba di Indonesia yang sudah mendapatkan Ijin Penggunaan Darurat (EUA) oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk pencegahan Covid-19. 

Vaksin Convidecia dikembangkan oleh CanSino Biological Inc dan Beijing Institute of Biotechnology dengan vector Adenovirus (Ad5), yakni virus penyebab batuk pilek atau gejala flu yang telah dimodifikasi sama dengan vaksin Janssen. 

Sasaran penggunaan vaksin jenis ini yakni untuk dewasa dengan minimal usia 18 tahun dan hanya memerlukan satu kali dosis penyuntikkan. Atau dosis tunggal sebesar 0,5 mL. 

Setelah melewati tahap uji klinis, efikasi dari vaksin Convidecia mencapai 90% melindungi dari virus Corona. Dengan 65,3% perlindungan pada semua gejala Covid-19 dan 90,1% terhadap gejala berat akibat Covid-19. 

Berdasarkan uji tersebut, hasil kajian terkait keamanan dari vaksin Convidecia dinyatakan aman dapat ditoleransi dengan baik. 

Sama dengan reaksi setelah vaksin dengan jenis Janssen, setelah mendapatkan vaksin Convidecia secara umum akan mengalami nyeri, kemerahan dan pembengkakan pada area yang divaksinasi. 

Sedangkan untuk reaksi sistemik, umumnya akan mengalami sakit kepala, lelah, nyeri otot, mengantuk, mual, muntah, demam, dan diare. 

Meski begitu, keadaan tersebut merupakan normal yang menandakan adanya respon imunitas baik. Mengingat, vaksin merupakan benda asing yang dimasukkan ke dalam tubuh. 

Baca Juga: Hore! Pfizer Klaim Vaksin Covid-19 Aman untuk Anak 5-11 Tahun

Jadi, tunggu apalagi? Ayo vaksin, demi kebaikan bersama hidup yang baik dan sejahtera!