Setiap orang tentu pernah mengalami sakit kepala. Jenis sakit lepala juga berbeda-beda, mulai dari migrain, sakit kepala alergi sinus, sakit kepala hormon, sakit kepala kafein, sakit kepala pasca-trauma, sakit kepala rebound, dan sakit kepala hipertensi.

Sebagian besar orang pasti pernah mengalami salah satu jenis sakit kepala, termasuk migrain. Migrain merupakan jenis sakit kepala yang umumnya hanya terjadi pada satu sisi kepala dan bisa diikuti rasa nyeri yang bisa berlangsung selama beberapa jam atau bahkan beberapa hari.

"Kondisi ini sering ditandai dengan rasa sakit di satu sisi kepala yang menyebabkan mual, perubahan visual, seperti lampu berkedip," kata Ross Perry dikutip dari Express.

Kekhawatiran tentang sakit kepala pun kini meningkat signifikan sejak kondisi ini masuk dalam daftar gejala virus corona Covid-19 secara resmi.

Mengutip dari laman sindikasi Suara.com (14/9/2021), sebagian besar sakit kepala dianggap sebagai sakit kepala primer, yang artinya kondisi tersebut tak terkait dengan masalah kesehatan mendasar lainnya.

Namun, badan kesehatan menekankan bahwa sangat penting untuk mengidentifikasi 10 persen pasien sakit kepala yang berada dalam bahaya mengancam jiwa.

Baca Juga: Sakit Kepala Jadi Gejala Covid-19, Begini Cara Membedakan dengan Sakit Kepala Biasa...

Lihat Sumber Artikel di Suara.com Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Suara.com.