Vaksin Covid-19 masih menjadi solusi untuk menangani pandemi yang sudah berlangsung sejak tahun 2020. 

Studi yang dirilis oleh Centers of Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat mengungkapkan, bahaya jika tak vaksin memiliki risiko peluang kematian yang tinggi.

10 kali lebih tinggi pada orang tak yang ingin vaksin berpeluang dirawat di rumah sakit dan 11 kali lebih tinggi peluang meninggal pada pasien yang tak vaksin. Penelitian ini telah dibandingkan dengan mereka yang sudah mendapatkan vaksin 2 dosis. 

Berangkat dari studi tersebut, dr. Arina Heldyana melalui klikdokter.com (15/9) mengatakan hal yang serupa. Hal ini dikarenakan orang yang tak vaksin belum terbentuk antibodinya sebagaimana yang sudah divaksin. 

“Sehingga saat terkena COVID-19, tubuh belum ada persiapan menghadapi virus yang masuk dan virus pun berpeluang berkembang biak dengan cepat dalam tubuh,” ungkap dr. Arina dikutip dari klikdokter.com

Baca Juga: Catat! Ini 3 Saran dari Ahli untuk Cegah Keparahan dan Long Covid-19

Sementara yang sudah melakukan vaksin setidanya dapat menangkal virus untuk berkembang biak dan meminimalisir gejala berat akibat Covid-19.