Nyamuk berbahaya tak cuma penyebab demam berdarah. Tapi chikungunya juga tak kalah menyiksa. 

Dilansir dari CDC, chikungunya merupakan infeksi virus yang ditandai dengan demam dan nyeri sendi secara mendadak. Sama seperti demam berdarah, chikungunya juga ditularkan dari nyamuk yang memiliki virus tersebut. 

Penderita chikungunya akan merasa nyeri, kesakitan, dan bahkan tidak bisa berjalan. Gejala chikungunya rupanya mirip dengan virus Corona, berikut penjelasannya.

Demam Tinggi

Salah satu gejala umum yang dirasakan banyak orang saat terjangkit virus corona adalah badan yang demam. Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention, demam juga dialami oleh mereka yang terjangkit chikungunya. 

Biasanya, penderita akan mulai merasa demam setelah 3-7 hari pasca digigit nyamuk yang membawa virus tersebut. Demamnya sendiri cukup tinggi yaitu sekitar 39 derajat Celcius.

Tubuh Terasa Ngilu

Gejala lain yang terjadi dengan pasien Covid-19 dan chikungunya adalah rasa nyeri di tubuh. Pasien yang mengalami infeksi chikungunya biasanya merasakan tubuh yang pegal, ngilu, dan rasa sakit berlebih pada tulang, tepatnya di sendi. 

Meski terasa mirip, namun yang membedakan adalah nyeri di sendi. Jika virus Corona kebanyakan terasa nyeri sebadan, nah kalau chikungunya akan sangat terasa di sendi-sendi tubuh. 

Baca Juga: Waduh! Covid-19 Ternyata Bisa Menular Melalui Toilet! Begini Penjelasan Ahli

Pada virus Corona, nyeri biasanya hilang beberapa hari pasca infeksi. Sedangkan pada chikungunya, nyeri ini bisa terasa hingga berbulan-bulan dan bahkan ada yang sampai mengalami kelumpuhan sementara.