Tak semua pernikahan berhasil bertahan dalam ujian waktu, dan berakhir dengan perceraian.

Mengalami perceraian memang bisa membuat patah hati, ya Beauty. Berpisah dari pasanganmu menyakitkan, dan terutama jika sudah memiliki anak. 

Namun, meski terdengar menjengkelkan, perceraian bisa membebaskan.

Ini akan membantumu memberikan perspektif baru terhadap kehidupan

Jika kamu melihat sisi positifnya, berikut adalah beberapa aspek perceraian dan apa artinya bagimu, superti dikutip dari laman sindikasi GenPi.co, Selasa (21/9/2021), yuk simak!

Awal yang baru

Setelah bercerai, kamu sendirian. Baik dirimu dan mantan pasangan dapat memilih awal yang baru tanpa hambatan atau beban emosional. 

Kamu sekarang dapat melakukan semua hal yang diinginkan yang bukan merupakan pilihan dalam pernikahan.

Gaya hidup baru

Setelah perceraian, kamu dapat mendekati gaya hidup baru dengan lebih sedikit kerumitan. 

Akan ada banyak peluang yang dapat kamu ambil untuk fokus pada hal-hal penting lainnya seperti karier, hobi,dan sebagainya

Anak-anak lebih bahagia

Dampak positif dari perceraian lainnya adalah anak-anakmu kini tak perlu lagi melihat orang tua mereka bertengkar dan berdebat sepanjang waktu. 

Lingkungan rumah yang baik penting untuk pengasuhan yang tepat bagi anak-anak karena mereka memandang orang tua mereka sebagai panutan.

Hubungan dengan anak-anak 

Sekarang adalah waktu untuk menghabiskan banyak waktu dengan anak-anak. Kemungkinan besar kamu belum menghabiskan waktu bersama anak-anak atau

melakukan apa pun untuk membangun kenangan berharga.

Jika pernikahan sebelumnya tak berhasil, bukan berarti ikatan antara kamu dan mantan pasangan menjadi buruk. 

Baca Juga: Moms, Wajib Tahu! Ini 7 Dampak Negatif Perceraian Orang Tua pada Psikologis Anak

Dan, meskipun itu adalah pernikahan yang gagal, selalu ketahui bahwa kamu berdua telah berbagi beberapa kenangan indah bersama dan perpisahan hanyalah bagian dari beberapa pelajaran hidup yang penting.

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.