Pandemi virus corona Covid-19 belum juga berakhir. Virus tersebut justru semakin berkembang dan bermutasi menjadi varian-varian baru yang berpotensi lebih berbahaya.

Varian baru Covid-19 yang disebut dengan varian Alpha memiliki kemampuan airbone atau mengudara lebih baik dari yang lainnya. Hal tersebut terungkap lewat studi baru-baru ini dari University of Maryland, yang diterbitkan dalam jurnal Clinical Infectious Diseases.

Dalam penelitian tersebut terungkap bahwa orang yang terinfeksi Covid-19 jenis Alpha mengembuskan virus 43 hingga 100 kali lebih banyak ke udara dibandingkan dengan mereka yang terinfeksi Covid-19 asli.

Penelitian itu juga menemukan bahwa viral load di udara dari pasien varian Alpha adalah 18 kali lebih banyak daripada yang dapat dijelaskan oleh peningkatan jumlah virus di usap hidung dan air liur.

Para ahli menemukan bahwa penutup wajah, seperti masker bedah dan kain dapat mengurangi jumlah virus yang terhirup ke udara sekitar 50 persen.

"Kita tahu bahwa varian Delta yang beredar sekarang bahkan lebih menular daripada varian Alpha," kata Dr. Don Milton, Profesor kesehatan lingkungan di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Maryland dikutip Kamis (23/9).

Baca Juga: Obat Ronapreve Diklaim 70 Persen Ampuh Cegah Covid-19, Gimana Cara Kerjanya?

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.