Beauty, apa kamu pernah mendengar soal Obsessive Love Disorder?

Obsessive love disorder merupakan suatu kondisi di mana seseorang memiliki pemikiran dan ketertarikan kepada pasangannya, tapi ditunjukkan dengan perilaku mencekam dan berlebihan. 

Seseorang yang mengalami gangguan obsessive love disorder ini merasa bahwa hal yang dilakukannya itu didasari oleh cinta, padahal sebenarnya itu adalah obsesi.

Lantas, apa bedanya obsesi dengan cinta?

Kepada HerStory, Psikolog Klinis Raissa Hadiman menjelaskan soal perbedaan obsesi dan juga cinta. Menurutnya, sesuatu dikatakan obsesi ketika sudah ada pemikiran berulang-ulang tentang suatu hal dan ada tindakan yang mencekam.

“Orang yang terobsesi dengan cinta, mereka akan berusaha untuk mengubah pasangannya sesuai dengan ekspektasinya,” kata Raissa saat diwawancarai HerStory.co.id.

Sementara itu, kalau cinta adalah emosi yang sehat dan berkembang di antara dua orang, ketika mereka sudah menginvestasikan waktu dan energi untuk saling mengenal satu sama lain, saling menerima kekurangan, dan lainnya.

Baca Juga: Waduh, Kalau Pasangan Tunjukkan 3 Tanda Ini Berarti Dia Sudah Gak Bahagia Lho, Coba Perhatikan Deh!