Menu

Segera Sadari! Ini 5 Dampak Negatif Jika Kamu Melewatkan Sarapan

Jasmine Rahmanizahra Sumirat
01 Oktober 2021 08:15 WIB
Segera Sadari! Ini 5 Dampak Negatif Jika Kamu Melewatkan Sarapan

Ilustrasi sarapan. (pinterest/freepik)

HerStory, Bandung —

Sarapan penting untuk dilakukan karena akan memberikan kita energi untuk mengawali aktivitas di pagi hari. Selain membantu mengisi perut yang kosong di pagi hari, sarapan juga membantu meningkatkan kinerja otak agar fokus menjalani aktivitas.

Sayangnya, banyak orang sering melewatkan sarapan karena berbagai alasan. Akibatnya, kamu akan lebih lesu dan lunglai ketika beraktivitas.

Berikut ini dampak negatif pada tubuh jika kamu melewatkan sarapan, dilansir dari berbagai sumber, Jumat (1/10/2021).

1. Berat badan bertambah

Banyak orang beranggapan melewatkan sarapan membantu menurunkan berat badan. Tapi faktanya, melewatkan sarapan justru berkaitan dengan obesitas pada anak-anak, orang dewasa hingga orang tua.

Karena, sarapan membuat orang makan berlebihan di siang hari dan malam harinya. Sedangkan, makan berlebihan di malam hari sebelum tidur berdampak besar pada peningkatan berat badan.

2. Menurunkan suasana hati

Kebiasaan melewatkan sarapan juga berkaitan dengan gangguan mood pada orang dewasa. Orang yang tidak sarapan cenderung sering mengalami depresi.

Selain itu, melewatkan sarapan sebanyak 4 sampai 5 kali seminggu bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2 sebesar 55 persen. Karena, ini juga berkaitan dengan kadar gula darah yang rendah. Saat kadar glukosa darah menurun, hal itu mengakibatkan perubahan suasana hati yang cepat.

3. Lelah antara jam 12 siang sampai jam 4 sore

Setelah bangun tidur malam dan melewatkan sarapan, simpanan glikogen akan menipis dan membutuhkan lebih banyak energi untuk bekerja secara produktif.

Setelah sarapan, tubuh akan memecah asam lemak untuk menghasilkan energi yang dibutuhkan. Jika tidak sarapan, kamu mungkin merasa sangat lelah beberapa jam meski kondisi baik-baik saja.

4. Sakit kepala

Kebiasaan melewatkan sarapan juga bisa memicu sakit kepala atau migrain. Para ahli mengatakan bahwa menunda sarapan atau tidak teratur bisa memengaruhi tubuh.

Sakit kepala akibat kurang makan seringkali parah dan bisa disertai mual ringan. Ada juga beberapa gejala lain yang meliputi menguap, pucat, dan berkeringat.

5. Tingkat keasaman

Ahli diet mengatakan bahwa sarapan sangat penting bagi orang yang mengalami refluks asam. Jadi, melewatkan sarapan bisa meningkatkan keasaman bagi penderita sakit maag dan gangguan pencernaan.

Itulah 5 dampak negatif yang mungkin akan kamu dapat jika melewatkan sarapan.