Kerokan sejatinya sudah melekat bagi masyarakat Indonesia sebagai salah satu terapi tradisional untuk mengatasi masuk angin, pegal, sampai demam secara turun-temurun. 

Hanya bermodalkan koin dan minyak angin atau baluran minyak dan bawang merah, kerokan sudah bisa dilakukan sampai menunjukkan garis merah. Kecuali bagi anak-anak, kerokan yang dilakukan tak sampai memunculkan garis merah. 

Sebagian besar beranggapan kalau garis merah yang timbul setelah kerokan dipercayai sebagai angin atau penyebab dari sakit yang dirasa. 

Padahal sejatinya garis-garis merah tersebut merupakan pembuluh darah di bawah lapisan kulit yang pecah karena terlukai dari gesekan koin atau alat yang digunakan untuk kerokan. 

Kendati begitu, ternyata sudah terdapat penelitian yang menguji manfaat dari kerokan. Sebagaimana dilansir dari berbagai sumber (4/10/2021), berikut diantaranya. 

1. Melancarkan Peredaran Darah

Meski terjadi adanya pemecahan pembuluh darah, ternyata kerokan justru bisa membantu melancarkan aliran darah dan mengalirkan oksigen dalam darah ke pembuluh darah. Selain itu, kerokan juga dipercaya mampu meningkatkan metabolisme energi tubuh.