Sakit kepala memiliki beragam jenis. Salah satu yang paling populer adalah serangan vertigo. Meskipun bukan penyakit yang mengancam nyawa, kondisi vertigo bisa sangat membuat tubuh tak nyaman dan bisa juga menganggu aktivitas. Pasalnya vertigo membuat kepala terasa berputar dan pusing 7 keliling.

Namun, kini kamu tak perlu khawatir. Di saat kamu terkena Vertigo, maka bisa melakukan terapi singkat untuk meredakan gejalanya.

Teknik manuver epley untuk mengatasi vertigo secara khususnya bisa diterapkan. Jika penyebab vertigo yang Anda alami datang dari sisi telinga bagian kiri atau karena benign paroxysmal positional vertigo (BPPV).

Lalu apa saja stepnya? Berikut langkah-langkah melakukan manuver epley untuk mengatasi vertigo seperti dilansir dari Hello Sehat.

Duduk dengan posisi tegak di pinggir ranjang. Miringkan kepala hingga 45 derajat ke kiri, tapi jangan sampai menyentuh bahu. Taruh bantal empuk di bawah tubuh Anda, sehingga saat berbaring maka letak bantal berada di antara bahu dan bukan di bawah kepala Anda.

Dengan gerakan cepat, segera berbaring atau rebahan (kepala di ranjang tapi masih dalam posisi miring dengan sudut 45 derjat). Pastikan bantal berada tepat di bawah bhu Anda, lalu tunggu selama kurang lebih 30 detik sampai vertigo berhenti.

Putar kepala sampai 90 derajat ke arah kanan, tanpa mengangkatnya. Biarkan sampai 30 detik.

Ubah posisi kepala dan tubuh dari sisi kiri menjadi menyamping ke sisi kanan, sehingga Anda bisa melihat lantai. Tunggu sampai 30 detik.

Duduk kembali secara perlahan, tapi dengan posisi tubuh masih di atas ranjang. Lakukan ini selama beberapa menit.

Jika nantinya vertigo datang pada sisi telinga sebelah kanan, Anda bisa mengatasinya dengan cara mengulangi gerakan di atas.

Sebaiknya, ulangi gerakan ini sebanyak tiga kali menjelang tidur malam sampai kondisi atau penyakit vertigo berangsur-angsur menghilang.

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.