Menu

5 Penyebab Penderita Diabetes Berisiko Mengalami Depresi

05 Oktober 2021 09:15 WIB
5 Penyebab Penderita Diabetes Berisiko Mengalami Depresi

Ilustrasi anak yang sedang stres. (Pinterest/Freepik)

HerStory, Sukabumi —

Penyakit diabetes menjadi salah satu penyakit yang banyak diderita oleh penduduk di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali Indonesia. 

Banyaknya komplikasi dari penyakit diabetes yang rentan terhadap sesuatu hal, menjadi salah satu pemicu dari peningkatan gejala depresi dibandingkan yang tak mengidap diabetes. 

Penderitanya kerap beranggapan kalau kesehatannya ini buruk dibandingkan mereka yang tak diabetes. 

Lantas apa saja yang memicu penderita diabetes dianggap miliki tingkatan depresi yang tinggi? Simak ulasan berikut ini sebagaimana dilansir dari laman Boldsky pada Selasa, (5/10/2021).

Trauma Psikologis

Mereka yang baru didiagnosis menderita diabetes kerap didera perasaan trauma psikologis dan stres setelah mendengar kabar kalau dirinya mengidap penyakit kronis yang dapat mempengaruhi gaya hidup untuk seumur hidup. Ditambah akan bayang-bayang komplikasi yang dapat terjadi.

Gejala Fisik Diabetes

Peningkatan kadar glukosa yang tinggi jika tak dibantu dengan diet, olahraga, dan obatan-obatan yang tepat akan menimbulkan berbagai gejala fisik diabetes. Seperti rasa haus berlebih, sering buang air kecil, gangguan tidur, kulit kering, penurunan berat badan dan sebagainya bisa menimbulkan perasaan jengkel bahkan stres karena tertekan. 

Takut karena Komplikasi

Mendengar dan melihat bayang-bayang komplikasi dari diabetes jika tak ditangani dengan baik tentunya dapat memberikan tekanan bagi penderita diabetes bahkan saat pertama kali mendapatkan diagnosa.

Komplikasi tersebut diantaranya jantung, penyakit ginjal, masalah mata bahkan amputasi. Sehingga penting bagi penderita diabetes untuk menjalani pola dan gaya hidup sehat untuk menekan angka komplikasi menjadi rendah.

Biaya Pengobatan

Mengingat penyakit diabetes harus menjalani pengobatan seumur hidup ada kemungkinan biaya pengobatan mengalami peningkatan setiap tahunnya. Hal ini berdampak pada psikologis pasien yang merasa stres karena biaya pengobatan dan memicu terjadinya depresi. 

Riwayat Keluarga

Selain karena faktor diatas, faktor keluarga yang memiliki riwayat diabetes beserta depresi turut serta meningkatkan potensi depresi bagi penderita diabetes. Terlebih sebuah penelitian menyebutkan, depresi pada penderita diabetes dapat terulang meski sudah menjalani pengobatan. 

Baca Juga: Olahraga Ringan Bisa Cegah Diabetes, Ini Faktanya

Baca Juga: Bencana Sumatera, Terapi Insulin Jadi Penopang Hidup

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Artikel Pilihan