Ilustrasi penanganan pasien positif Corona (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/ama)
Beauty, ada kabar mengejutkan! Di Indonesia kurva kasus COVID-19 kerap kali mengalami penurunan. Namun, baru-baru ini pemerintah mengatakan adanya kenaikan kasus tertinggi yaitu sebanyak 689. Hal itu menambah jumlah daftar kasus menjadi 15.438.
Sebelumnya pemerintah Indonesia dikabarkan telah melakukan uji sampel spesimen per hari ini Rabu (13/5/2020) sebanyak 123.572 orang. Tes tersebut dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 57 laboratorium dan Test Cepat Melokuler (TCM) di 7 laboratorium. Dari jumlah tersebut, sebanyak 169.195 spesimen telah selesai diperiksa dan didapatkan data 15.438 positif kemudian 108.134 negatif.
Enggak hanya kasus positif, pengujian ini juga menambah daftar kasus-kasus negatif sebanyak 224 sehingga total menjadi 3.287. Sedangkan untuk kasus meninggal bertambah 21 orang menjadi 1.028.
“Kasus sembuh meningkat dengan 224 orang sehingga totalnya 3.287 orang,” ungkap Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Selasa (12/5/2020).
Menurut keterangan resmi Achmad Yurianto, banyaknya jumlah pasien sembuh sudah disesuaikan berdasarkan hasil uji laboratorium selama dua kali dan ketika pasien enggak lagi mengalami keluhan klinis.
Baca Juga: Wajib Tahu! Pemerintah Uji Klinis Jahe Merah dan Bahan Alami Lain untuk Tingkatkan Daya Tubuh
Kemudian untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP) menjadi 256.299 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) menjadi 33.042 orang. Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 379 kabupaten/kota di Tanah Air.
Seperti diketahui sebelumnya tercatat bahwa kasus tertinggi di Indonesia terjadi pada Sabtu (9/5/2020) sebanyak 533 kasus. Akhirnya kini mengalami peningkatan kembali pada Rabu (13/5/2020) bertambah 698 kasus.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.